Propolis adalah zat resin yang dikumpulkan oleh lebah dari pohon-pohon dan tanaman lainnya. Lebah menggunakannya untuk menutup celah dan melindungi sarangnya dari infeksi. Madu propolis adalah kombinasi antara madu dan propolis, dua produk alami yang berasal dari lebah. Propolis mengandung berbagai senyawa aktif seperti flavonoid dan asam fenolik, yang memberikan beberapa manfaat kesehatan.

  • Antibakteri, antivirus, dan antijamur
  • Anti-inflamasi
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
  • Mempercepat penyembuhan luka

Manfaat kandungan antibakteri untuk anak

Madu propolis dapat membantu mencegah infeksi bakteri yang sering terjadi pada anak-anak, seperti infeksi saluran pernapasan atas dan infeksi kulit. Karena sifat antibakterinya, madu propolis bisa digunakan untuk mengobati luka kecil, lecet, dan gigitan serangga, membantu mencegah infeksi dan mempercepat penyembuhan. Propolis dapat membantu mengurangi bakteri yang menyebabkan plak gigi dan penyakit gusi, sehingga mendukung kesehatan mulut anak-anak.

Manfaat kandungan antivirus untuk anak

Sifat antivirus dari propolis dapat membantu melindungi anak-anak dari berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus, seperti flu dan pilek. Jika anak sudah terinfeksi virus, konsumsi madu propolis dapat membantu mempercepat pemulihan dengan memperkuat sistem kekebalan tubuh. Madu propolis dapat membantu mengurangi gejala penyakit virus, seperti sakit tenggorokan dan batuk, berkat sifat anti-inflamasinya.

Manfaat Propolis untuk Kesehatan Anak

sumber: freepik diakses 27 mei 2024

Propolis umumnya memiliki kandungan zat dan nutrisi yang mirip dengan madu, sehingga baik digunakan untuk kesehatan. Ada beberapa zat dan nutrisi yang terkandung di dalam propolis, misalnya karbohidrat, zat besi, vitamin B, vitamin C, serta vitamin E. Adanya kandungan zat dan nutrisi yang banyak di dalam madu propolis maka banyak juga manfaatnya untuk kita. Manfaat propolis sebagai berikut:

1. Mempercepat kesembuhan luka

Propolis sudah dari dulu dipercaya sebagai bahan untuk mempercepat menyembuhkan luka khususnya luka luar seperti luka dalam kulit dan luka bakar ringan. Dapat mempercepat persembuhan luka dengan menggunakan madu propolis karena madu propolis mengandung sifat antibakteri, antijamur dan antiradang jadi virus atau kuman di dalam tubuh dapat dilawan atau diatasi dengan mengkonsumsi madu propolis 

2. Mengurangi gejala beberapa penyakit

Propolis memiliki kandungan antivirus dan anti-inflamasi jadi propolis dapat melawan virus-virus yang berada di dalam tubuh anak yang mengakibatkan munculnya penyakit-penyakit seperti batuk pilek dan sakit tenggorokan

3. Mengatasi masalah di mulut

Madu propolis sudah dari lama dimanfaatkan untuk mengobati masalah-masalah di dalam mulut dengan cara menjadikan obat kumur mulut yang mengandung propolis. Propolis mengatasi masalah di mulut seperti radang gusi, plak gigi, penyakit gusi dll. Propolis bisa mengatasi masalah di dalam mulut dikarenakan propolis mengandung sifat antibakteri dan antiradang.

4. Menjaga daya tahan tubuh

Peradangan kronis dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh anak-anak, membuat mereka rentan terhadap infeksi dan penyakit lainnya. Dengan mengurangi peradangan, propolis dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh mereka, menjaga kesehatan secara keseluruhan. Memperkuat respons imun tubuh anak, sehingga mereka lebih tahan terhadap penyakit.

5. Menjaga fungsi otak

Propolis juga bermanfaat untuk kesehatan dan fungsi otak. Zat antiradang dan antioksidan pada propolis diketahui dapat mendukung proses perbaikan jaringan saraf dan otak, serta meningkatkan daya ingat. Beberapa riset bahkan menunjukkan bahwa konsumsi propolis terlihat dapat mengurangi risiko terjadinya pikun atau demensia.

Penggunaan Madu Propolis yang Aman untuk Anak-Anak

sumber: freepik diakses 27 mei 2024

  1. Dosis yang Tepat: Pastikan untuk mengikuti dosis yang dianjurkan untuk anak-anak, karena kebutuhan dan toleransi mereka berbeda dengan orang dewasa.
  2. Konsultasi dengan Dokter: Sebelum memberikan madu propolis kepada anak-anak, terutama jika mereka memiliki kondisi kesehatan tertentu atau alergi, konsultasikan dengan dokter.
  3. Usia yang Sesuai: Hindari memberikan madu kepada bayi di bawah usia satu tahun karena risiko botulisme. Namun, propolis dapat digunakan dengan hati-hati sesuai petunjuk medis.

Madu propolis biasanya dikonsumsi secara oral atau diaplikasikan secara topikal, tergantung pada kebutuhan dan tujuan penggunaannya. Seperti dengan semua produk alami, penting untuk memastikan kualitas dan keaslian produk yang digunakan serta berkonsultasi dengan profesional kesehatan sebelum memulai penggunaan, terutama jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang mengkonsumsi obat lain.

Dengan manfaat-manfaat ini, madu propolis dapat menjadi tambahan yang berguna dalam mendukung kesehatan anak-anak, asalkan digunakan dengan bijaksana dan sesuai rekomendasi kesehatan.