Tips Mengatasi Kejang Pada Anak

31-01-2020 08:12:27
Madu Anak Vitabumin


Hati seorang ibu mana yang tidak panik saat anak bayinya mengalami kejang. Perasaan terkejut, panik, bingung dan juga takut pasti dirasakan dalam satu waktu. Sebenarnya kasus kejang pada bayi atau anak-anak cukup umum terjadi. Kejang disertai demam sering terjadi sekitar 2-4 % pada anak berusia 6 bulan hingga 5 tahun. Gejala yang ditimbulkan cukup mengkhawatirkan seperti kekauan otot, kelonjotan seluruh tubuh, hingga tidak merespon saat dipanggil namanya.

Dengan gejala-gejala yang cukup menakutkan ini. Wajar saja jika para orang tua akan panik saat terjadi kejang pada si kecil. Panik memang wajar, tapi sebaiknya orang tua tetap menjaga ketenangan. Kuncinya adalah tidak panik. Jika Anda sebagai orang tua panik. Maka pikiran Anda tidak dapat diajak berpikir cara penangan atau pertolongan pertamanya. Padahal pertolongan pertama ini sangat penting dilakukan, agar resiko kesehatan yang lebih buruk bisa berkurang.

Kejang demam dapat terjadi pada saat terjadi peningkatan suhu tubuh pada bayi. Suhu tubuh bayi berada di atas 38o C. Pada saat mengalami kejang, maka banyak sel otak yang tidak normal pada waktu yang bersamaan. Adanya gangguan di otak inilah yang menyebabkan anak mengalami perubahan perilaku, kesadaran, serta gerakan tubuh. Pada saat inilah, dibutuhkan sikap tenang dari seorang ibu. Ketenangan dibutuhkan agar dapat melakukan perolongan pertama.


artikel terkait : madu anak


Faktor Risiko Kejang Pada Anak

Apabila aak sudah pernah mengalami kejang. Maka akan beresiko mengalami kejang kembali, meskipun sudah mendapatkan penanganan. Berikut ini beberapa faktor risiko yang dapat memicu kembali terjadinya kejang demam pada anak.

·   Anak yang pernah mengalami kejang pada usia di bawah 18 bulan, akan memiliki risiko mengalami kejang kembali lebih tinggi.

·  Memiliki garis keturunan atau keluarga yang mempunyai riwayat kejang demam.

·  Mengalami demam sedang pada saat kejang. Suhu tubuh anak berkisar antara39 hingga 40 derajat Celcius.

·    Anak-anak yang mengalami kejang kembali segera setelah serangan kejang yang pertama. Dalam kurun waktu satu jam, anak bisa mengalami kejang 2 kali. Jika hal ini terjadi, maka Anda harus segera membawa ke dokter. Orang tua juga harus selalu mengontrol kesehatan anak. Jangan sampai terserang demam tinggi kembali. Hal itu dapat meningkatkan resikoterjadinya kejang kembali di kemudian hari.


Tindakan Pertolongan Pertama Pada Bayi Saat Mengalami Kejang

Saat anak Anda mengalami kejang, mungkin akan sulit untuk tidak panik. Akana tetapi Anda tetap harus mencobanya. Dana menerapkan beberapa tindakan pertolongan pertama ini.

·     Langkah pertama yang pasti harus dilakukan orang tua adalah tetap tenang dan jangan panik.

·      Kemudian periksalah waktu kejadian, hitunglah berapa lama kejang pada anak terjadi. Informasi ini pasti dibutuhkan saat pemeriksaan dokter.

·  Meskipun gerakannya yang kaku, sebisa mungkin Anda harus meletakkan sesuatu yang lembut di bawah kepala bayi.

·     Jangan lupa untuk mengendorkan pakain bayi, terutama pada bagian sekitar leher. Hal ini bertujuan agar bayi tercekik secara tidak sengaja saat mengalami kejang.

·    Penting untuk diingat seua orang tua, bahwa jangan pernah menahan atau menempatkan apapun ke dalam mulut bayi saat mengalami kejang.

·     Jangan pula Anda berpikiran untuk menenggelamkan bayi Anda ke dalan air. Mungkin niat Anda benar agar anak terjaga kesadarannya, tetapi justru akan membahayakan bayi Anda.

·       Jangan pernah juga untuk memberikan obat yang tidak jelas pada saat kejang. Kecuali obat yang memang telah diinstruksikan oleh dokter untuk dminum saat kejang.


Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Anak Kejang

Gejala kejang pada anak-anak pada umumnya terjadi dalam kurun waktu kurang dari tiga menit saja. Penyebab utamanya adalah demam pada anak yang terlalu tinggi. Jadi, tahap pencegahan yang paling utama adalah tanggap terhadap demam anak. Anak-anak usia di bawah 1 tahun memang cukup sering mengalami demam. Untuk itu, perlu penanganan yang tepat untuk segera menurunkan demam anak. Jangan sampai membiarkan demam anak berlarut-larut.  

Apabila gejala demam anak sudah mencapai kejang. Anda harus segera memeriksakannya ke dokter. Paling lama satu atau dua hari setelah mengalami kejang, anak harus diperiksakan ke dokter. Agar segera diketahui sumber atau penyebab kejang pada anak. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik maupun serangkain tes dasar lain untuk memastikan kondisi anak. Penting untuk selalu berkonsultasi dengan dokter, berkaitan dengan kasus demam anak. 

Bayi usia di bawah 6 bulan memang sangat beresiko untuk mengalami kejang demam. Meskipun umum, anada tetap haus mewaspadainya. Jangan membiarkan kejang anak berlarut-larut. Sesungguhnya kejang memiliki banyak sekali penyebab. Jadi, memerlukan tindakan penanganan yang tepat. Jangan ragu untuk selalu mengkonsultasikan gejala demam hingga kejang yang terjadi pada anak. Jika menemukan gejala kejang demam yang mencurigakan, maka harus segera menghubungi dokter Anda.

Artikel Terkait

Mengenalkan Doa Sehari-hari Yang Wajib Di Ketahui Anak

Sebagai seorang muslim, pastinya kita diharuskan untuk membaca doa bila akan atau sedang melalukan kegiatan. Hal ini bertujuan untuk sesuatu yang sedang kita lakukan akan senantiasa di ridhoi oleh Allah SWT serta juga akan mendapatkan berkah. Maka dari itu mengenalkan doa sehari-hari yang wajib di ketahui anak sangatlah perlu.
Selengkapnya

Pengertian Serta Keuntungan Dari Full Day School

Pengertian dari full day school yang dalam bahasa inggris yaitu full yang artinya penuh, day yang artinya hari dan school yang berarti sekolah. Dalam penerapan full day school ini siswa akan belajar selama satu hari penuh dan berada di sekolah selama lima hari sehingga di hari sabtu dan hari minggu para siswa libur.
Selengkapnya

Mengulik Arti Nama Anak Sebelum Menamai Ke Anak

Sebelum memberikan nama kepada calon buah hati sebaiknya para orang tua mengetahui arti nama yang akan diberikan kepada anak karena dengan memilih nama untuk anak merupakan sebuah doa serta harapan bagi anak.
Selengkapnya
Madu Anak Vitabumin

Bertanya seputar Paramorina dan belanja Paramorina bersama customer service kami
Layanan Pukul 08.00 - 16.00 WIB

Madu Anak Vitabumin
0800-1-301-668
(Bebas Pulsa)
(0274) 272 4711
(Fixed Line)
(0274) 2724711
(Fixed Line)
Madu Anak Vitabumin
0811 273 8880
(Telp/SMS/Whatsapp)