Aspek Perkembangan Anak Usia Dini

09-06-2020 01:48:52
Madu Anak Vitabumin


Anak usia dini adalah anak yang berada pada usia sekitar 0 hingga 8 tahu. Masa usia dini merupakan masa yang paling mendasar bagi perkembangan anak selanjutnya. Selain itu, pada masa usia dini tersebut juga disebut dengan masa pengembangan diri. Masa usia dini juga seringkali disebut dengan masa keemasan (the golden ages).

Masa keemasan merupakan masa dimana anak mulai peka dalam menerima berbagai macam rangsangan dari lingkungan anak berada. Pada masa tersebut pula akan terjadi kematangan fisik dan psikis yang susia dengan capaian usianya. Oleh karena itu, masa tersebut merupakan masa yang tepat untuk mengembangkan berbagai macam aspek perkembangan yang ada dalam dirinya.

Sebelum sampai pada hal tersebut maka Anda harus mengetahui terlebih dahulu tentang aspek apa saja yang telah disinggung sebelumnya. Anda penasaran? Daripada membuat Anda semakin penasaran maka langsung saja simak informasi tentang aspek-aspek perkembangan anak usia dini dalam artikel ini.

artikel terkait : madu anak

Aspek Perkembangan Fisik

Perkembangan fisik sering juga dikenal dengan perkembangan motoric. Perkembangan motoric merupakan proses tumbuh kembang kemapuan gerak dari anak. Perkembangan ini selalu berkembang sejalan dengan kematangan saraf dan otot anak. Aspek perkembangan fisik ini terbagi menjadi dua, yaitu motorik kasar dan motorik halus. Apa yang dimaksud keduanya dan apa perbedaannya?

Motorik kasar merupakan bagian dari aktivitas motorik yang termasuk di dalamnya keterampilan otot-otot besar seperti otot kaki, tangan dan seluruh tubuh anak. Gerakan tersebut lebih menuntut kepada kekuatan fisik dan juga keseimbangan. Misalnya adalah kemampuan menendang bola atau benda lainnya, berjalan, duduk, berlari, melompat, naik turun tangga dan lain sebagainya.

Sementara itu yang dimaksud motorik halus ialah kemampuan yang berkaitan dengan keterampilan fisik yang melibatkan otot kecil dan koordinasi mata dan juga tangan. Saraf motorik halus dapat Anda latik dan kembangkan dengan memberikan kegiatan atau rangsangan yang berkesinambungan secara rutin misalnya bermain puzzle, menyusun permainan balok, melipat kertas dan lain sebagainya.


Aspek Perkembangan Kognitif

Aspek perkembangan kognitif adalah aspek yang mencakup kegiatan otak. Aspek kognitif ini berkaitan dengan kemampuan berpikir anak termasuk kemampuan menghafal, mengaplikasikan, menganalisis, memahami, mengevaluasi, mensintesis. Jean Piaget, psikolog Swiss mengembangakan teori kognitif ini. Bagaimana teori kognitif dari psikolog Swiss tersebut?

Inilah tahap dari perkembangan kognitif anak berdasarkan teori pengembangan psikoloh Swiss yang pertama adalah tahap perkembangan sensorimotor usia 0-2 tahun. Pada masa itu, kemampuan anak terbatas pada gerak refleks, waktu sekarang dan ruang yang dekat saja. Tahap kedua yaitu tahap pra-operasional pada usia 2 hingga 7 tahun. Pada masa itu, anak mulai berkembang dari kemampuan bahasanya.

Tahap ketiga yaitu tahap konkret operasional pada usia 7 hingga 11 tahun. Pada masa tersebut anak telah mampu menyelesaikan tugas menggabungkan, menyusun, memisahkan, menderetkan, membagi dan melipat. Tahah terakhir adalah tahap formal operasional pada usia 11 hingga 15 tahun. Pada masa tersebut anak telah mempu berfikir tinggi dan berfikir abstrak.


Aspek Perkembangan Bahasa

Perlu Anda ketahui bahwa 3 tahun awal pada anak merupakan masa, dimana kemampuan bahasanya berkembang dengan pesat. Kemampuan bahasa tersebut diperoleh anak melalui sarana yang didengar, dilihat dan paparan konsisten dari lingkungan anak berada. Oleh sebab itu, tutur kata yang baik harus Anda tuturkan secara konsisten dalam fase ini supaya anak memperoleh asupan bahasa yang baik.

Saat anak usia 2 tahun terjadi ledakan bahasa pada anak. Hal tersebut disebabkan karena anak mengalami peningkatan jumlah kosakata yang cukup pesat. Kata yang anak punyai mulai digunakan untuk memahami konsep yang ada disekitarnya. Anak akan mulai mengeksplorasi lingkungan yang ada disekitarnya dengan bahasa.

Kemampuan anak dalam berbahasa itu sendiri terdiri dari 2 aspek yaitu kemampuan ekspresif dan kemampuan reseptif. Kemampuan ekspresif adalah kemampuan menghasilkan kata atau suara secara lisan, gesture, isyarat, atau bentuk tertulis untuk menyampaikan sebuah pesan. Sementara kemampuan reseptif merupakan kemampuan untuk memahami dan memproses pesan dari bahasa baik lisan, tertulis, atau gestur.


Aspek Perkembangan Sosial-Ekonomi dan Kemandirian

Seorang ahli psikoanalis, Erik Erikson mengindentifikasi perkembengan sosial anak menjadi 4 tahap. Pertama basic trust VS mistrust pada usia 0 hingga 2 tahun dimana bila anak mendapatkan pengalaman menyenangkan, maka akan tumbuh rasa percaya diri dan sebaliknya. Kedua, autonomy VS shame dan doubt pada usia 2 hingga 3 tahun dimana pada tahap ini ana telah merasa mampu menguasai anggota tubuhnya.

Ketiga, initiative VS guilt pada usia 4 hingga 5 tahun dimana ada tahapan ini anakan akan menujukan sikap mulai lepas dari orang tua dan dapat bergerak bebas serta berinterkasi dengan lingkungannya. Terakhir, industry VS inferiority pada usia 6 tahun keatas dimana pada tahap ini anak bisa mengalami perkembangan untuk mempersiapkan diri memasuksi masa dewasanya.

Itulah aspek perkembangan anak usia dini yang penting untuk Anda ketahui. Pada tahapan berikutnya, Anda dapat melakukan kegiatan yang bisa menstimulasi aspek-aspek diatas, sehingga diperoleh tumbuh kembang anak yang optimal di masa emasnya. Semoga pembahasan diatas bisa menambah pengetahuan Anda.

Artikel Terkait

Mengenalkan Doa Sehari-hari Yang Wajib Di Ketahui Anak

Sebagai seorang muslim, pastinya kita diharuskan untuk membaca doa bila akan atau sedang melalukan kegiatan. Hal ini bertujuan untuk sesuatu yang sedang kita lakukan akan senantiasa di ridhoi oleh Allah SWT serta juga akan mendapatkan berkah. Maka dari itu mengenalkan doa sehari-hari yang wajib di ketahui anak sangatlah perlu.
Selengkapnya

Pengertian Serta Keuntungan Dari Full Day School

Pengertian dari full day school yang dalam bahasa inggris yaitu full yang artinya penuh, day yang artinya hari dan school yang berarti sekolah. Dalam penerapan full day school ini siswa akan belajar selama satu hari penuh dan berada di sekolah selama lima hari sehingga di hari sabtu dan hari minggu para siswa libur.
Selengkapnya

Mengulik Arti Nama Anak Sebelum Menamai Ke Anak

Sebelum memberikan nama kepada calon buah hati sebaiknya para orang tua mengetahui arti nama yang akan diberikan kepada anak karena dengan memilih nama untuk anak merupakan sebuah doa serta harapan bagi anak.
Selengkapnya
Madu Anak Vitabumin

Bertanya seputar Paramorina dan belanja Paramorina bersama customer service kami
Layanan Pukul 08.00 - 16.00 WIB

Madu Anak Vitabumin
0800-1-301-668
(Bebas Pulsa)
(0274) 272 4711
(Fixed Line)
(0274) 2724711
(Fixed Line)
Madu Anak Vitabumin
0811 273 8880
(Telp/SMS/Whatsapp)