Obat Tradisional Untuk Batuk Pilek Pada Bayi 2 Bulan

23-12-2020 02:29:08
Madu Anak Vitabumin

Bayi rentan terserang berbagai macam sakit dari yang ringan hingga yang berat. Ini disebabkan daya tahan tubuh mereka belum berkembang dengan maksimal di saat masih bayi. Terkadang hal inilah yang membuat pikiran para orang tua kemana-mana saat bayi masih merah yang tentu saja membutuhkan perlindungan tersebut.

Tapi dalam hal mendampingi dan melindungi anak dari berbagai macam virus dan bakteri bukanlah perkara yang mudah. Pasalnya lingkungan dan udara di sekitar bayi Anda menjadi pengaruh besar pada kesehatannya.

Solusinya adalah menghadapi dengan tenang dan tidak boleh terburu-buru dalam mengambil keputusan mengenai persoalan kesehatan anak, dengan catatan masih bisa diatasi sendiri di rumah.

Bayi rentan tertular batuk dan pilek dengan cepat. Jadi ketika ada anggota keluarga yang sakit pilek dan batuk, bayi rentan tertular jika tidak dilindungi dengan baik.

Wajibnya, orang dewasa yang harus bisa menjaga diri ketika berada di sekitar bayi, misal dengan menggunakan masker ketika sedang batuk maupun pilek agar virusnya tidak menyebar ke mana-mana.

Gejala dan Penyebab Bayi Batuk Pilek

Batuk pilek pada bayi bisa diketahui dengan berbagai macam cara. Penyebabnya pun juga bisa beragam ketika si kecil jatuh sakit akibat batuk pilek. Agar tidak salah kaprah dalam membaca kondisi bayi Anda, berikut ini adalah gejala batuk pilek yang umum terjadi pada bayi:

  • Menurunnya tingkat minum ASI bayi
  • Hidung mengeluarkan ingus atau lendir
  • Anak cenderung mudah rewel
  • Si kecil menjadi susah tidur
  • Tubuh bayi jadi lemas dan lemah
  • Susah bernapas karena hidung tersumbat
  • Demam disertai batuk


Untuk penyebabnya batuk pilek pada bayi sendir antara lain karena:

  • Alergi pada sesuatu, bisa makanan bisa udara yang kotor
  • Perubahan cuaca yang ekstrim atau tidak menentu
  • Infeksi, biasanya akibat virus
  • Udara sekitar terlalu dingin atau terlalu kering
  • Anggota keluarga ada yang terkena batuk atau pilek
  • Lingkungan kotor


Varian Obat Tradisional untuk Batuk Pilek Pada Bayi 2 Bulan

Obat tradisional bisa menjadi alternatif obat alami untuk bayi. Terutama bagi Anda yang masih memiliki bayi yang berumur 0 hingga 2 bulan, yang masih rentan sekali tertular.

Obat tradisional untuk batuk pilek pada bayi 2 bulan yang aman dikonsumsi dan cepat atasi batuk pileknya, berikut uraiannya:

ASI

Air susu Ibu menjadi obat paling mujarab bagi si bayi dikala terserang batuk pilek. Biasanya dokter akan menyarankan untuk memberikan ASI lebih sering dari biasanya. Dikarenakan asupan yang terpenting bagi tubuh bayi untuk pemulihan adalah air susu Ibunya.

Sebab sejak dulu ASI menjadi hal paling penting dalam pembentukan kekebalan tubuh anak hingga disarankan oleh banyak dokter dan ahli gizi di dunia untuk memberikan ASI Eksklusif selama 6 bulan.

Bawang Putih

Kita semua tahu bahwa bawang putih sejak dahulu sudah memiliki peran penting dalam meningkatkan daya tahan tubuh manusia. Karena peran bawang putih sebagai obat pereda hidung mampet (tersumbat) atau dalam istilah ilmiahnya dekongestan alami bagi tubuh manusia ini memang cukup ampuh atasi sakit batuk pilek.

Cukup kupas atau geprek beberapa siung bawang putih kemudian taruh di wadah atau piring kecil lalu letakkan di dekat anak tidur tapi pastikan jangan sampai ia bisa menjangkaunya.

Atau bisa juga dijadikan minyak dengan membakarnya terlebih dahulu hingga bawang berubah warna kehitaman baru setelah itu ditumbuk, tambahkan sedikit minyak kelapa bisa juga minyak zaitun sebagai pelengkapnya kemudian oleskan di dada bayi Anda.

Garam Fisiologis atau Larutan Saline

Larutan garam fisiologis atau saline ini bisa didapatkan di apotik terdekat Anda. biasanya memang dikhususkan dan aman untuk bayi yang sedang terserang batuk pilek. Fungsi dari lauratan saline ini sendiri adalah memudahkan lendir atau ingus keluar dari hidung bayi Anda.

Caranya cukup mudah, hanya dengan meneteskan beberapa tetes sesuai aturan pemakaian larutan saline ke hidung anak menggunakan pipet pada posisi kepala anak menengadah. Setelah itu tunggu beberapa detik, kurang lebih 30 detik hingga ingus keluar. Untuk lebih jelasnya bisa konsultasikan pada dokter apabila masih kurang yakin dengan metode ini.

Cara Mengatasi Batuk Pilek Bayi Di Rumah

Jika sudah mengetahui batuk pilek bayi Anda disebabkan oleh apa, maka penangannya tentu akan lebih mudah untuk diberikan.

Walaupun sakit batuk pilek pada umumnya menjadi langganan para bayi di usia rentannya, sebagai orang tua jangan sembarangan dalam memilihkan obat untuk bayi ya. Karena kondisi bayi saat batuk pilek membutuhkan obat yang tepat agar lekas membaik.

Walaupun banyak cara dalam mengobatinya, orang tua bisa mencoba juga cara penanganan non medis ke bayi ketika sedang batuk pilek. Misalnya dengan bisa dengan meningkatkan kelembaban ruangan anak seperti menggunakan humidifier agar si kecil tetap pada suhu normalnya.

Humidifier dikenal mampu menangkal debu dan virus yang berada di ruangan. Jadi sangat bagus untuk dinyalakan ketika bayi Anda sedang batuk pilek.

Bisa juga dengan agak meninggikan bantal saat anak tidur sesuai denga gerak gravitasi agar lendir atau cairan tidak menyumbat pernapasannya.

Dan usahakan jangan menyalakan AC walaupun tidak dingin sekalipun karena bisa berpengaruh pada proses penyembuhan batuk pilek bayi Anda.

Dalam meringankan hidung tersumbatnya bisa dengan memposisikan bayi Anda tengkurap di pangkuan kemudian tepuk-tepuk punggungnya secara perlahan. Metode ini cukup mampu meredakan hidung si kecil agar tidak tersumbat atau mampet.

Untuk membersihkan ingus atau lendir pun juga perlu hati-hati ya, saat kondisi ingus kering berada di sekitar area hidung bayi sebaiknya membersihkannya dengan menggunakan kapas yang dibasahi dengan air hangat. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari terjadinya gesekan yang menyebabkan perih dan iritasi jika kapas tidak dibasahi terlebih dahulu.

Jika kondisi batuk dan pilek anak tidak kunjung sembuh selama beberapa hari serta ditandai dengan ciri-ciri yang cukup mengkhawatirkan seperti batuk tidak reda selama lebih dari lima hari, suara si kecil berubah, suhu naik hingga di atas 38 derajat selama kurang lebih 3 hari, sesak napas yang berlebihan, tidak mau menyusu Ibu hingga terjadi muntah atau batuk darah maka sebaiknya segera bawa bayi Anda ke dokter.

Dengan membawa bayi ke dokter dengan segera dapat membantu proses penyembuhan bisa dilakukan segera dan bisa cepat teratasi. Karena jika muncul tanda yang membuat si kecil tidak nyaman bisa menjadi tanda awal bahwa ia menderita batuk pilek yang tidak biasa. Itu sebabnya hal tersebut tidak bisa ditangangani atau diatasi di rumah.

Karena membutuhkan pengecekan dan lain hal yang hanya bisa dilakukan oleh seorang dokter. Untuk itu, menjaga kesehatan diri dan lingkungan sekitar menjadi yang paling penting untuk dilakukan karena pada masa-masa sekarang ini kesehatan anak harus dijaga dengan baik. 

Artikel Terkait

Cerita Malin Kundang

Padahal banyak sekali dongeng anak yang bagus untuk diceritakan, salah satunya adalah Malin Kundang. Mendongengkan cerita Malin Kundang ke si kecil agar ia tertarik tentu saja membutuhkan strategi atau tips yang tepat.
Selengkapnya

Panduan Cara Memakai Minyak Zaitun untuk Wajah Sebelum Tidur yang Tepat dan Lengkap

Panduan cara memakai minyak zaitun untuk wajah sebelum tidur bisa dilakukan dengan cara yang mudah dan cepat.
Selengkapnya

Tips Cara Memakai Softlens agar Tidak Perih bagi Para Pemula

Berikut ini beberapa tips cara pakai softlen, khususnya bagi pemula yang baru mau mencoba memakainya
Selengkapnya
Madu Anak Vitabumin

Bertanya seputar Paramorina dan belanja Paramorina bersama customer service kami
Layanan Pukul 08.00 - 16.00 WIB

Madu Anak Vitabumin
0800-1-301-668
(Bebas Pulsa)
(0274) 272 4711
(Fixed Line)
(0274) 2724711
(Fixed Line)
Madu Anak Vitabumin
0811 273 8880
(Telp/SMS/Whatsapp)