Gerakan Bayi Sungsang Ibu Hamil yang Aman untuk Dilakukan

17-09-2020 08:57:23
Madu Anak Vitabumin

Setiap calon Ibu pasti menginginkan yang terbaik untuk melahirkan buah hatinya. Kebanyakan menginginkan melahirkan secara normal. Namun dalam kondisi tertentu sang Ibu tidak disarankan untuk melahirkan secara normal, seperti presbo (presentasi bokong).

Presbo atau lebih dikenal dengan kondisi bayi sungsang menjadi kendala tersendiri bagi Ibu untuk mengeluarkan sang buah hatinya.

Pada kondisi ini setiap hal harus diperhatikan termasuk gerakan seperti yoga atau senam hamil yang akan dilakukan oleh para Ibu. Gerakan bayi sungsang bagi Ibu hamil sangat terbatas sehingga tidak boleh sembarangan dalam bergerak.

Yoga hamil yang dikhususkan untuk Ibu pada kondisi presbo memang terbatas. Beberapa gerakan yoga hamil yang disarankan antara lain adalah:

·         Anahatasana (puppy dog)

Gerakan ini cukup mudah dan sangat nyaman dilakukan buat Ibu hamil yang bayinya sungsang. Posisi ini bisa diawali dengan posisi child pose. Kemudian area panggul bisa dinaikan dan telapak tangan bisa diarahkan lurus maju dalam posisi menempel lantai. Lalu letakkan dagu sejajar dengan kening di lantai. Lakukan berulang selama 10 hingga 20 tarikan napas. Namun jika tidak kuat bisa 5 hingga 10 kali napas.

·         Viparita Karani

Gerakan Viparita Karani dilakukan cukup dengan berbaring telentang apabila kurang nyaman bisa dengan menggunakan alas pada area panggul supaya lebih nyaman. Jika mempunyai tekanan darah tinggi pastikan tidak menggunakan alas terlalu tinggi agar tidak pusing.

·         Bridge Pose

Posisi ini cukup dengan berbaring dan membuka kaki selebar panggul seperti jembatan, kemudian angkat panggul ke atas minimal selama 5 tarikan napas. Jika tidak kuat bisa dengan bantuan balok atau selimut yang tebal.

Gerakan-gerakan yoga tersebut aman untuk dilakukan untuk Ibu hamil dalam kondisi bayi sungsang. Gerakan-gerakan itu juga berguna untuk membantu Ibu hamil bayi sungsang dalam merubah posisi bayi agar mapan. Akan tetapi tidak 100% dapat mengubah posisi bayi sungsang karena banyak faktor yang mempengaruhi hal tersebut. Misalnya saja kondisi sang Ibu yang lemah, bayi terlilit tali pusat, ketuban yang sedikit, usia kandungan sang Ibu dan lain sebagainya.

Sehingga saat kondisi bayi sungsang tersebut terjadi, maka yang diharapkan dari Ibu itu sendiri adalah tetap tenang. Jangan sampai kepanikan malah membuat Ibu menjadi stres atau bahkan drop. Jika hal itu terjadi tentu akan mempengaruhi perkembangan tumbuh kembang bayi di dalam kandungan. Jadi sebaiknya apabila kondisi bayi Anda sungsang, jangan panik tetap rileks agar mendapatkan solusi yang tepat. Sebab proses kehamilan merupakan proses yang alami maka sang Ibu tidak perlu khawatir. Karena hingga saat ini pun juga belum diketahui apa yang menjadi sebab pasti si bayi dalam posisi melintang.

Sebagian ahli kandungan mengatakan bahwa kondisi bayi sungsang merupakan kondisi yang memang sering terjadi. Dan kini dalam penanganannya pun juga sudah berkembang dengan baik seperti melakukan operasi Caesar. Tidak ada persalinan yang tidak mengandung resiko, semua persalinan memiliki resiko yang sama. Karena dalam hal ini sang Ibu bertaruh nyawa untuk mengeluarkan bayi mereka. Sehingga tidak benar jika mengerdilkan Ibu-ibu yang melahirkan anak mereka secara Caesar. Hal ini dikarenakan berkembangnya stigma bahwa menjadi Ibu seutuhnya haruslah melahirkan secara spontan atau normal.

Itu mengapa Bank Dunia menyatakan bahwa di 2015 Sierra Leone menjadi Negara yang mencetak angka rasio paling tinggi di Dunia perihal kematian Ibu melahirkan. Yaitu dengan angka 1.360 pada tiap 100.000 untuk kelahiran hidup. Akan tetapi sejak tahun 1990, angka kematian Ibu melahirkan berkurang hingga 50%. Ini berkat perkembangan ilmu yang mumpuni dan penanganan persalinan yang semakin membaik. Jika pada kondisi tertentu bayi harus dilakukan proses persalinan secara Caesar untuk  menghindari emergency yang bisa terjadi pada bayi maupun sang Ibu maka hal tersebut patut untuk dilakukan.

Kematian Ibu melahirkan bisa ditekan atau dicegah jika para Ibu mendapatkan perawatan atau penanganan yang tepat selama masa kehamilan dan kelahiran. Dikatakan bahwa yang paling tinggi resiko dalam kematian Ibu melahirkan adalah aborsi yang tidak aman, darah tinggi, kondisi bayi dan persalinan tidak stabil atau macet. Kondisi itulah yang paling besar pada kematian Ibu melahirkan. Dengan perkembangan jaman dan teknologi yang semakin maju maka seharusnya tingkat kematian Ibu melahirkan dapat berkurang bahkan bisa jadi sangat tipis presentasenya.

Artikel Terkait

Mengenalkan Doa Sehari-hari Yang Wajib Di Ketahui Anak

Sebagai seorang muslim, pastinya kita diharuskan untuk membaca doa bila akan atau sedang melalukan kegiatan. Hal ini bertujuan untuk sesuatu yang sedang kita lakukan akan senantiasa di ridhoi oleh Allah SWT serta juga akan mendapatkan berkah. Maka dari itu mengenalkan doa sehari-hari yang wajib di ketahui anak sangatlah perlu.
Selengkapnya

Pengertian Serta Keuntungan Dari Full Day School

Pengertian dari full day school yang dalam bahasa inggris yaitu full yang artinya penuh, day yang artinya hari dan school yang berarti sekolah. Dalam penerapan full day school ini siswa akan belajar selama satu hari penuh dan berada di sekolah selama lima hari sehingga di hari sabtu dan hari minggu para siswa libur.
Selengkapnya

Mengulik Arti Nama Anak Sebelum Menamai Ke Anak

Sebelum memberikan nama kepada calon buah hati sebaiknya para orang tua mengetahui arti nama yang akan diberikan kepada anak karena dengan memilih nama untuk anak merupakan sebuah doa serta harapan bagi anak.
Selengkapnya
Madu Anak Vitabumin

Bertanya seputar Paramorina dan belanja Paramorina bersama customer service kami
Layanan Pukul 08.00 - 16.00 WIB

Madu Anak Vitabumin
0800-1-301-668
(Bebas Pulsa)
(0274) 272 4711
(Fixed Line)
(0274) 2724711
(Fixed Line)
Madu Anak Vitabumin
0811 273 8880
(Telp/SMS/Whatsapp)