Diare Pada Bayi, Bagaimana Cara Mengatasinya?

09-07-2020 03:56:52
Madu Anak Vitabumin

Diare bisa menyerang siapa saja. Mulai dari anak-anak, dewasa, hingga lanjut usia. Sebagai orang dewasa saja pasti merasakan kesulitan saat mengalami diare.

Apalagi jika menyerang anak-anak. Padahal pada kenyataannya anak-anak lebih mudah terserang diare. Terdapat banyak hal yang menyebabkan diare anak-anak.

Salah satunya adalah dari faktor makanan. Makanan yang terkontaminasi kuman, parasit, atau virus sangat berpotensi menyebabkan diare.

Saat mengalami diare, tentu anak akan kehilangan banyak cairan. Karena banyak cairan yang dikeluarkan. Akibatnya anak menjadi lemas.

Untuk itu orang tua perlu mencukupi kebutuhan cairan tubuh anak. Disinilah peran penting orang tua untuk sigap dalam menyikapi diare yang terjadi pada anak.

Agar cairan tubuh tidak habis dikeluarkan selama diare. Berikut beberapa langkah yang bisa Anda lakukan saat anak terserang diare.

Menghindari Dehidrasi Dengan Memperhatikan Asupan Cairan Dalam Tubuh

Sudah sedkit disinggung di atas, jika sangat penting untuk mencukupi cairan tubuh anak selama diare. Saat diare, pasti akan banyak cairan tubuh dikeluarkan.

Jika hal ini dibiarkan, maka anak akan mengalami dehidrasi. Kondisi dehidrasi pada anak perlu diwaspadai orang tua, karena akan berdampak serius. Sehingga sangat perlu untuk mencukupi asupan cairan tubuh anak. 

Pada kasus diare bayi, berikan ASI yang lebih banyak kepada anak. Lebih seringlah menyusui, agar cairan tubuh tetap seimbang.

ASI menjadi cairan terbaik bagi bayi untuk mengembalikan carian tubuh serta memberikan nutrisi bagi tubuh. Tingkatkanlah frekuensi menyusui anak. Jika biasanya 2 jam sekali, maka saat diare Anda bisa menyusui anak Anda setiap 1 jam sekali.

Sedangkan pada kasus diare anak-anak yang sudah tidak minum ASI. Sangat penting untuk memberi cairan drehidrasi oral seperti oralit.

Oralit merupakn campuran air, gula, dan garam yang sangat berfungsi untuk menggantikan kadar gula, elektrolit, serta mineral penting.

Air putih saja belum mencukupi kebutuhan gula dan juga elektrolit tubuh. Untuk itu, perlu didukung dengan oralit.  


Jangan Gegabah Memberikan Obat-Obatan Kepada Anak

Apabila anak Anda sakit, pasti hati orang tua tidak tenang dan ingin cepat-cepat memberikan penanganan. Salah satunya adalah dengan mmberikan obat kepada anak sesegara mungkin. Untuk kasus demam, memnag seharusnya anak segera diberi obat penurun panas.

Namun berbeda jika anak mengalami diare. Akan lebih baik jika Anda tidak buru-buru memberikan obat antidiare. Sebaiknya memberikan obat antidiare kepada anak, harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. 

Tahap pertolongan pertama pada diare anak adalah dengan mencukupi asupan cairan di daam tubuh anak. Apabila Anda sudah berusaha mencukupi cairan tubuh anak, tetapi masih belum ada tanda-tanda membaik.

Jika kondisi anak semakin lemas, dan intensitas ke kamar mandi semakin sering. Maka disarankan untuk segera memeriksakan anak ke dokter. Berikut beberapa kondisi anak yang mengharuskan orang tua segera memeriksakannya ke dokter.

Anak terlihat lemas dan juga pucat karena terlalu banyak cairan yang sudah dikeluarkan.

Anda perlu waspada jika anak menangis tetapi tidak mengeluarkan air mata, hal itu menandakan bahwa cairan tubuh anak sudah sangat menipis.

Diare sudah berlangsung selama tiga hari berturut-turut tanpa jeda.

Diare anak sudah disertai muntah yang bercampur darah atau cairan kuning/hijau.

Apabila anak sudah mengalami penurunan kesadaran, maka harus segera dilarikan ke dokter atau rumah sakit terdekat.


Memberikan Asupan Makanan yang Sehat dan Bergizi

Memberikan asupan makanan yang bergizi wajib orang tua berikan kepada anak. Baik pada saat masih diare ataupun saat tahap penyembuhan. Asupan makanan yang sehat dan bergizi wajib diperoleh anak-anak selama diare.

Namun, perlu Anda perhatikan jenis makanan atau minuman yang bisa Anda berikan kepada anak saat diare. Pasalnya terdapat beberapa jenis makanan atau minuman bisa membuat diare berlangsung lebih lama.

Contoh makanan yang perlu diwaspadai saat diare adalah berbagai jenis olahan susu bagi anak yang mengalami alergi susu.

Apabila anak diberi minuman susu maka kondisi diare anak justru akan semakin parah. Hindari pula makanan yang berserat tidak larut, seperti tomat, seledri, timun, bayam, dan lainnya.

Sebaiknya Anda memilih makanan yang mudah dicerna oleh tubuh anak. Beberapa jenis makanan contohnya adalah pisang, nasi putih, ayam, rebusan daging, atau juga ikan.

Menghadapi kasus diare pada anak memang menjadi hal yang perlu orang tua waspadai. Tubuh bayi atau anak-anak masih memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Sehingga mudah terjangkit berbagai bakteri atau virus penyebab penyakit, termasuk diare. Oleh karena itu, perlu pengawasan tinggi dari orang tua untuk memastikan makanan yang dikonsumsi anak adalah yang sehat dan terbaik.

Orang tua juga wajib memberikan penanganan yang tepat pada saat anak mengalami diare, agar anak tidak kehilangan banyak cairan tubuh.

 

Artikel Terkait

Mengenalkan Doa Sehari-hari Yang Wajib Di Ketahui Anak

Sebagai seorang muslim, pastinya kita diharuskan untuk membaca doa bila akan atau sedang melalukan kegiatan. Hal ini bertujuan untuk sesuatu yang sedang kita lakukan akan senantiasa di ridhoi oleh Allah SWT serta juga akan mendapatkan berkah. Maka dari itu mengenalkan doa sehari-hari yang wajib di ketahui anak sangatlah perlu.
Selengkapnya

Pengertian Serta Keuntungan Dari Full Day School

Pengertian dari full day school yang dalam bahasa inggris yaitu full yang artinya penuh, day yang artinya hari dan school yang berarti sekolah. Dalam penerapan full day school ini siswa akan belajar selama satu hari penuh dan berada di sekolah selama lima hari sehingga di hari sabtu dan hari minggu para siswa libur.
Selengkapnya

Mengulik Arti Nama Anak Sebelum Menamai Ke Anak

Sebelum memberikan nama kepada calon buah hati sebaiknya para orang tua mengetahui arti nama yang akan diberikan kepada anak karena dengan memilih nama untuk anak merupakan sebuah doa serta harapan bagi anak.
Selengkapnya
Madu Anak Vitabumin

Bertanya seputar Paramorina dan belanja Paramorina bersama customer service kami
Layanan Pukul 08.00 - 16.00 WIB

Madu Anak Vitabumin
0800-1-301-668
(Bebas Pulsa)
(0274) 272 4711
(Fixed Line)
(0274) 2724711
(Fixed Line)
Madu Anak Vitabumin
0811 273 8880
(Telp/SMS/Whatsapp)