<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>admin, Pengarang di Paramorin</title>
	<atom:link href="https://paramorina.co.id/author/admin/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://paramorina.co.id/author/admin/</link>
	<description>Teman Tumbuh Anak Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Jan 2025 07:16:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.3</generator>

<image>
	<url>https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2022/11/cropped-logo-baru-p-32x32.png</url>
	<title>admin, Pengarang di Paramorin</title>
	<link>https://paramorina.co.id/author/admin/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Paramorina Untuk Usia Berapa</title>
		<link>https://paramorina.co.id/paramorina-untuk-usia-berapa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Jun 2024 02:31:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fakta Ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[#paramorina#parmorinadrop#paramorinabotol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.paramorina.co.id/?p=263</guid>

					<description><![CDATA[<p>Artikel <a href="https://paramorina.co.id/paramorina-untuk-usia-berapa/">Paramorina Untuk Usia Berapa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://paramorina.co.id">Paramorin</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><div class="et_pb_section et_pb_section_0 et_section_regular" >
				
				
				
				
				
				
				<div class="et_pb_row et_pb_row_0">
				<div class="et_pb_column et_pb_column_3_4 et_pb_column_0  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough">
				
				
				
				
				<div class="et_pb_module et_pb_text et_pb_text_0  et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light">
				
				
				
				
				<div class="et_pb_text_inner"><p><!-- divi:paragraph --><strong>Paramorina Untuk Usia Berapa</strong> &#8211; Bagi para ibu yang memiliki anak terutama anak-anaknya sulit makan atau suka memilih makanan sehingga mudah jatuh sakit. Dengan kondisi bayi yang seperti itu maka solusinya adalah dengan memberikan bayi madu paramorina setiap hari.</p>
<p><!-- /divi:paragraph --></p>
<p><!-- divi:image {"align":"center","width":311,"height":311,"sizeSlug":"large"} --></p>
<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large is-resized"><img fetchpriority="high" fetchpriority="high" decoding="async" src="https://bejewe.files.wordpress.com/2022/03/jk.jpg" alt="" width="311" height="311" /></p><figcaption><strong>Paramorina</strong></figcaption></figure>
</div>
<p><!-- /divi:image --></p>
<p><!-- divi:paragraph -->Karena di dalam kandungan madu anak <strong>Paramorina</strong> ini dapat membantu memperbaiki pola makan si kecil dan juga menjaga daya tahan tubuh si kecil agar tidak jatuh. mudah sakit. Memiliki daya tahan tubuh yang kuat dapat membantu mencegah si kecil terkena virus atau bakteri yang menyebar melalui udara.</p>
<p><!-- /divi:paragraph --></p>
<p><!-- divi:heading {"level":3} --></p>
<h3>Paramorina Untuk Usia Berapa</h3>
<p><!-- /divi:heading --></p>
<p><!-- divi:paragraph -->Formula madu paramorina untuk anak agar aktif, menjaga daya tahan tubuh, mempercepat pemulihan saat sakit, meningkatkan daya ingat anak, membantu si kecil mengoptimalkan belajar bicara, berjalan dan membantu mengatasi tinggi badan anak yang kurang ideal, <strong>Untuk anak usia 1 &#8211; 12 tahun.</strong></p>
<p><!-- /divi:paragraph --></p>
<p><!-- divi:heading {"level":3} --></p>
<h3>Kandungan Dalam Madu Paramorina</h3>
<p><!-- /divi:heading --></p>
<p><!-- divi:paragraph -->Mungkin banyak orang tua yang sangat penasaran dengan kandungan madu paramorina anak, karena madu paramorina sangat membantu dalam menjaga kesehatan buah hati mereka. Berikut beberapa kandungan dalam madu paramorina:</p>
<p><!-- /divi:paragraph --></p>
<p><!-- divi:heading {"level":3} --></p>
<h3>Madu</h3>
<p><!-- /divi:heading --></p>
<p><!-- divi:paragraph -->Madu merupakan cairan yang memiliki tekstur kental dan memiliki rasa yang manis menjadikan madu ini memiliki khasiat yang baik untuk tubuh manusia. Khusus untuk tumbuh kembang si kecil, madu sangat bermanfaat dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh, menyembuhkan luka lebih cepat, mencegah pertumbuhan sel jahat dan meningkatkan energi tubuh.</p>
<p><!-- /divi:paragraph --></p>
<p><!-- divi:heading {"level":3} --></p>
<h3>Curcuma Domestica</h3>
<p><!-- /divi:heading --></p>
<p><!-- divi:paragraph -->Curcuma domestica sering disebut dengan kunyit. Kunyit merupakan rempah-rempah obat yang biasa digunakan dalam bumbu masakan. Kunyit dapat digunakan sebagai obat untuk memperbaiki pencernaan, menghilangkan rasa sakit, menambah nafsu makan dan mencegah penyakit jantung. Saat dalam dunia kesehatan anak, kunyit sendiri dipercaya dapat membantu meningkatkan nafsu makan si kecil yang sedang mengalami penurunan nafsu makan.</p>
<p><!-- /divi:paragraph --></p>
<p><!-- divi:heading {"level":3} --></p>
<h3>Temulawak</h3>
<p><!-- /divi:heading --></p>
<p><!-- divi:paragraph -->Tanaman temulawak ini merupakan tanaman obat yang sangat ampuh dalam meningkatkan nafsu makan si kecil. Selain itu, ternyata temulawak bisa memiliki manfaat lain untuk kesehatan tubuh. Seperti temulawak, dapat menjaga kesehatan hati, saluran pencernaan dan juga mengobati rasa sakit akibat peradangan. Temulawak jika di campur dengan bawang putih adalah kombinasi obat tradisional yang sangat ampuh untuk anak mengalami GTM yang berkhasiat memperbaiki pola makan dan pencernaan anak.</p>
<p><!-- /divi:paragraph --></p>
<p><!-- divi:heading {"level":3} --></p>
<h3>Cengkeh</h3>
<p><!-- /divi:heading --></p>
<p><!-- divi:paragraph -->Tanaman cengkeh merupakan tanaman asli Indonesia. Cengkeh biasanya digunakan sebagai bahan utama dalam pembuatan rokok kretek. Manfaat cengkeh bagi tubuh antara lain menjaga kesehatan sistem pencernaan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan juga menjaga kesehatan jantung.</p>
<p><!-- /divi:paragraph --></p>
<p><!-- divi:heading {"level":3} --></p>
<h3>Kayu Manis</h3>
<p><!-- /divi:heading --></p>
<p><!-- divi:paragraph -->Tanaman kayu manis ini memiliki rasa manis, pedas dan memiliki aroma yang sangat segar. Tanaman kayu manis bila dalam dunia kesehatan sangat bermanfaat dalam meningkatkan fungsi otak, menghangatkan tubuh, mencegah sel kanker dan membantu menurunkan kolesterol. Kayu manis adalah bahan alami pembantu terapi anak ngompol, jadi kayu manis dapat membantu terapi anak yang sering ngompol karena kandungan zat-zat di dalam kayu manis.</p>
<p><!-- /divi:paragraph --></p>
<p><!-- divi:heading {"level":3} --></p>
<h3>Jahe</h3>
<p><!-- /divi:heading --></p>
<p><!-- divi:paragraph -->Tanaman jahe ini merupakan rempah yang bentuknya menyerupai rimpang jari. Jahe dikenal sebagai tanaman obat yang sangat efektif mengatasi masalah pencernaan, radang, mual. Sebagian besar jahe sering digunakan dalam pembuatan wedang jahe yang diminum saat cuaca dingin sehingga dapat membantu menghangatkan tubuh.</p>
<p><!-- /divi:paragraph --></p>
<p><!-- divi:heading {"level":3} --></p>
<h3>Varian Paramorina</h3>
<p><!-- /divi:heading --></p>
<p><!-- divi:paragraph -->Yang sudah dijelaskan di atas bahan-bahan yang terdapat di paramorina sebenarnya masih banyak lagi kandungan dalam madu paramorina, antara lain habbatussauda, ​​kelor, royal jelly, daun dewa, legundi, bawang putih, adas, bee pollen, peppermint, propolis, nira aren, dan pegagan.</p>
<p><!-- /divi:paragraph --></p>
<p><!-- divi:paragraph -->Bahan alami tersebut dijadikan sebagai bentuk ekstrak multivitamin untuk menemani tumbuh kembang anak dalam bentuk madu. Ada enam varian madu paramorina ini yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan si kecil, yaitu</p>
<ul>
<li>Paramorina Upbrainina</li>
<li>Paramorina PE</li>
<li>Paramorina AG</li>
<li>Paramorina OBP</li>
<li>Paramorina Paracana</li>
<li>Paramorina OBP</li>
<li>Paramorina Zipol</li>
</ul>
<p>6 varian paramorina memiliki manfaatnya masing-masing yang bantu mengoptimalkan pertumbuhan si kecil.</p>
<p><!-- /divi:paragraph --></p></div>
			</div><div class="et_pb_button_module_wrapper et_pb_button_0_wrapper et_pb_button_alignment_center et_pb_module ">
				<a class="et_pb_button et_pb_button_0 et_pb_bg_layout_light" href="https://api.whatsapp.com/send?phone=6285282822338&#038;text=Bunda%20Saya%20Mau%20Order%20Paramorina" target="_blank">Konsultasi Produk</a>
			</div>
			</div><div class="et_pb_column et_pb_column_1_4 et_pb_column_1  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et-last-child">
				
				
				
				
				<div class="et_pb_module et_pb_text et_pb_text_1  et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light">
				
				
				
				
				<div class="et_pb_text_inner"><h3 style="text-align: left;"><strong>Artikel Lainnya</strong></h3></div>
			</div><div class="et_pb_with_border et_pb_module et_pb_blog_0 et_animated et_pb_blog_grid_wrapper et_pb_bg_layout_light">
					<div class="et_pb_blog_grid clearfix ">
					
					
					
					
					<div class="et_pb_ajax_pagination_container">
						<div class="et_pb_salvattore_content" data-columns>
			<article id="post-5204" class="et_pb_post clearfix et_pb_no_thumb et_pb_blog_item_0_0 post-5204 post type-post status-publish format-standard hentry category-baby category-parenting">

				
														<h2 class="entry-title">
													<a href="https://paramorina.co.id/tanda-tanda-anak-membutuhkan-asupan-tambahan-untuk-daya-tahan-tubuh/">Tanda-tanda Anak Membutuhkan Asupan Tambahan untuk Daya Tahan Tubuh</a>
											</h2>
				
					<p class="post-meta">oleh <span class="author vcard"><a href="https://paramorina.co.id/author/qoi/" title="Postingan oleh Citra" rel="author">Citra</a></span> | <span class="published">Apr 19, 2025</span> | <a href="https://paramorina.co.id/category/baby/" rel="tag">Baby</a>, <a href="https://paramorina.co.id/category/parenting/" rel="tag">Parenting</a></p><div class="post-content"><div class="post-content-inner"><p>NaNSering melihat si kecil lemas, sakit, atau susah makan? Yuk, kenali tanda-tanda umum anak...</p>
</div></div>			
			</article>
				
			<article id="post-5088" class="et_pb_post clearfix et_pb_blog_item_0_1 post-5088 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-baby tag-bayi-2 tag-posisitidur tag-posisitidurbayi">

				<div class="et_pb_image_container"><a href="https://paramorina.co.id/posisi-tidur-bayi-yang-benar/" class="entry-featured-image-url"><img decoding="async" src="https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2025/02/Posisi-tidur-bayi-yang-benar-400x250.webp" alt="Posisi Tidur Bayi yang Benar" class="" srcset="https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2025/02/Posisi-tidur-bayi-yang-benar.webp 479w, https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2025/02/Posisi-tidur-bayi-yang-benar-400x250.webp 480w " sizes="(max-width:479px) 479px, 100vw "  width="400" height="250" /></a></div>
														<h2 class="entry-title">
													<a href="https://paramorina.co.id/posisi-tidur-bayi-yang-benar/">Posisi Tidur Bayi yang Benar</a>
											</h2>
				
					<p class="post-meta">oleh <span class="author vcard"><a href="https://paramorina.co.id/author/dhiya-ulhaq/" title="Postingan oleh Dhiya Ulhaq" rel="author">Dhiya Ulhaq</a></span> | <span class="published">Feb 21, 2025</span> | <a href="https://paramorina.co.id/category/baby/" rel="tag">Baby</a></p><div class="post-content"><div class="post-content-inner"><p>Banyak orang tua yang bertanya posisi apa ya yang aman saat bayi tidur?, kita sebagai orang tua...</p>
</div></div>			
			</article>
				
			<article id="post-5072" class="et_pb_post clearfix et_pb_blog_item_0_2 post-5072 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-baby tag-baby-2 tag-posisitidurbayi tag-tidurbayi">

				<div class="et_pb_image_container"><a href="https://paramorina.co.id/inilah-posisi-tidur-bayi-0-3-bulan-yang-benar-dan-aman/" class="entry-featured-image-url"><img decoding="async" src="https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2025/02/Bayi-tidur-400x250.webp" alt="Inilah Posisi Tidur Bayi 0-3 Bulan yang Benar dan Aman" class="" srcset="https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2025/02/Bayi-tidur.webp 479w, https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2025/02/Bayi-tidur-400x250.webp 480w " sizes="(max-width:479px) 479px, 100vw "  width="400" height="250" /></a></div>
														<h2 class="entry-title">
													<a href="https://paramorina.co.id/inilah-posisi-tidur-bayi-0-3-bulan-yang-benar-dan-aman/">Inilah Posisi Tidur Bayi 0-3 Bulan yang Benar dan Aman</a>
											</h2>
				
					<p class="post-meta">oleh <span class="author vcard"><a href="https://paramorina.co.id/author/dhiya-ulhaq/" title="Postingan oleh Dhiya Ulhaq" rel="author">Dhiya Ulhaq</a></span> | <span class="published">Feb 17, 2025</span> | <a href="https://paramorina.co.id/category/baby/" rel="tag">Baby</a></p><div class="post-content"><div class="post-content-inner"><p>Tidur adalah suatu hal yang penting bagi kita untuk mengistirahatkan tubuh setelah beraktivitas...</p>
</div></div>			
			</article>
				
			<article id="post-5016" class="et_pb_post clearfix et_pb_blog_item_0_3 post-5016 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-baby tag-babyspa tag-manfaatbabyspa tag-penjelasanbabyspa">

				<div class="et_pb_image_container"><a href="https://paramorina.co.id/baby-spa-apakah-berbahaya-dan-apa-manfaatnya-baby-spa-untuk-si-kecil/" class="entry-featured-image-url"><img loading="lazy" loading="lazy" decoding="async" src="https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2025/02/baby-spa-400x250.webp" alt="Baby Spa Apakah Berbahaya dan Apa Manfaatnya Baby Spa untuk Si Kecil?" class="" srcset="https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2025/02/baby-spa.webp 479w, https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2025/02/baby-spa-400x250.webp 480w " sizes="(max-width:479px) 479px, 100vw "  width="400" height="250" /></a></div>
														<h2 class="entry-title">
													<a href="https://paramorina.co.id/baby-spa-apakah-berbahaya-dan-apa-manfaatnya-baby-spa-untuk-si-kecil/">Baby Spa Apakah Berbahaya dan Apa Manfaatnya Baby Spa untuk Si Kecil?</a>
											</h2>
				
					<p class="post-meta">oleh <span class="author vcard"><a href="https://paramorina.co.id/author/dhiya-ulhaq/" title="Postingan oleh Dhiya Ulhaq" rel="author">Dhiya Ulhaq</a></span> | <span class="published">Feb 6, 2025</span> | <a href="https://paramorina.co.id/category/baby/" rel="tag">Baby</a></p><div class="post-content"><div class="post-content-inner"><p>Penjelasan Baby Spa Baby spa sekarang ini sedang viral di sukai oleh orang tua memiliki bayi untuk...</p>
</div></div>			
			</article>
				</div><div><div class="pagination clearfix">
	<div class="alignleft"><a href="https://paramorina.co.id/author/admin/feed/page/2/?et_blog" >&laquo; Entri Terdahulu</a></div>
	<div class="alignright"></div>
</div></div></div>
					</div>
					 
				</div>
			</div>
				
				
				
				
			</div>
				
				
			</div><div class="et_pb_section et_pb_section_1 et_section_regular" >
				
				
				
				
				
				
				<div class="et_pb_row et_pb_row_1">
				<div class="et_pb_column et_pb_column_4_4 et_pb_column_2  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et-last-child">
				
				
				
				
				<div class="et_pb_module et_pb_text et_pb_text_2  et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light">
				
				
				
				
				<div class="et_pb_text_inner"><h3 style="text-align: left;"><strong>EVENTS PARAMORINA</strong></h3></div>
			</div>
			</div>
				
				
				
				
			</div><div class="et_pb_row et_pb_row_2">
				<div class="et_pb_column et_pb_column_1_2 et_pb_column_3  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough">
				
				
				
				
				<div class="et_pb_module et_pb_blurb et_pb_blurb_0  et_pb_text_align_left  et_pb_blurb_position_top et_pb_bg_layout_light">
				
				
				
				
				<div class="et_pb_blurb_content">
					<div class="et_pb_main_blurb_image"><a href="https://paramorina.co.id/events/"><span class="et_pb_image_wrap et_pb_only_image_mode_wrap"><img loading="lazy" loading="lazy" decoding="async" width="1561" height="1561" src="https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2024/07/IMOBY_Semarang_feed1.jpg" alt="" srcset="https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2024/07/IMOBY_Semarang_feed1.jpg 1561w, https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2024/07/IMOBY_Semarang_feed1-1280x1280.jpg 1280w, https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2024/07/IMOBY_Semarang_feed1-980x980.jpg 980w, https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2024/07/IMOBY_Semarang_feed1-480x480.jpg 480w" sizes="(min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) and (max-width: 980px) 980px, (min-width: 981px) and (max-width: 1280px) 1280px, (min-width: 1281px) 1561px, 100vw" class="et-waypoint et_pb_animation_top et_pb_animation_top_tablet et_pb_animation_top_phone wp-image-3153" /></span></a></div>
					<div class="et_pb_blurb_container">
						<h4 class="et_pb_module_header"><a href="https://paramorina.co.id/events/">Event Imoby Semarang</a></h4>
						<div class="et_pb_blurb_description"><p>Paramorina hadir di Imoby Semarang tanggal 2 &#8211; 4 Agustus 2024. Banyak promo lho Yuk jangan lupa datang</p></div>
					</div>
				</div>
			</div>
			</div><div class="et_pb_column et_pb_column_1_2 et_pb_column_4  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et-last-child">
				
				
				
				
				<div class="et_pb_module et_pb_blurb et_pb_blurb_1  et_pb_text_align_left  et_pb_blurb_position_top et_pb_bg_layout_light">
				
				
				
				
				<div class="et_pb_blurb_content">
					<div class="et_pb_main_blurb_image"><a href="https://paramorina.co.id/events/"><span class="et_pb_image_wrap et_pb_only_image_mode_wrap"><img loading="lazy" loading="lazy" decoding="async" width="1316" height="1316" src="https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2024/05/IMOBYY_F1.jpg" alt="" srcset="https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2024/05/IMOBYY_F1.jpg 1316w, https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2024/05/IMOBYY_F1-1280x1280.jpg 1280w, https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2024/05/IMOBYY_F1-980x980.jpg 980w, https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2024/05/IMOBYY_F1-480x480.jpg 480w" sizes="(min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) and (max-width: 980px) 980px, (min-width: 981px) and (max-width: 1280px) 1280px, (min-width: 1281px) 1316px, 100vw" class="et-waypoint et_pb_animation_top et_pb_animation_top_tablet et_pb_animation_top_phone wp-image-2890" /></span></a></div>
					<div class="et_pb_blurb_container">
						<h4 class="et_pb_module_header"><a href="https://paramorina.co.id/events/">Event Imoby Jakarta</a></h4>
						<div class="et_pb_blurb_description"><p>Paramorina hadir di Imoby Jakarta tanggal 31 Mei &#8211; 2 Juni 2024. Banyak promo lho Yuk jangan lupa datang</p></div>
					</div>
				</div>
			</div>
			</div>
				
				
				
				
			</div>
				
				
			</div><div class="et_pb_section et_pb_section_2 et_section_regular" >
				
				
				
				
				
				
				<div class="et_pb_row et_pb_row_3">
				<div class="et_pb_column et_pb_column_4_4 et_pb_column_5  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et-last-child">
				
				
				
				
				<div class="et_pb_module et_pb_text et_pb_text_3  et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light">
				
				
				
				
				<div class="et_pb_text_inner"><h3>Artikel Vitamin Paramorina</h3></div>
			</div>
			</div>
				
				
				
				
			</div><div class="et_pb_row et_pb_row_4">
				<div class="et_pb_column et_pb_column_1_3 et_pb_column_6  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough">
				
				
				
				
				<div class="et_pb_module et_pb_blurb et_pb_blurb_2  et_pb_text_align_left  et_pb_blurb_position_top et_pb_bg_layout_light">
				
				
				
				
				<div class="et_pb_blurb_content">
					<div class="et_pb_main_blurb_image"><a href="https://paramorina.co.id/manfaat-paramorina-umur-dan-aturan-pakai-yang-ideal-untuk-mengkonsumsi-paramorina/" target="_blank"><span class="et_pb_image_wrap et_pb_only_image_mode_wrap"><img loading="lazy" loading="lazy" decoding="async" width="1640" height="924" src="https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2024/05/Desain-tanpa-judul-2.png" alt="" srcset="https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2024/05/Desain-tanpa-judul-2.png 1640w, https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2024/05/Desain-tanpa-judul-2-1280x721.png 1280w, https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2024/05/Desain-tanpa-judul-2-980x552.png 980w, https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2024/05/Desain-tanpa-judul-2-480x270.png 480w" sizes="(min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) and (max-width: 980px) 980px, (min-width: 981px) and (max-width: 1280px) 1280px, (min-width: 1281px) 1640px, 100vw" class="et-waypoint et_pb_animation_top et_pb_animation_top_tablet et_pb_animation_top_phone wp-image-2803" /></span></a></div>
					<div class="et_pb_blurb_container">
						<h4 class="et_pb_module_header"><a href="https://paramorina.co.id/manfaat-paramorina-umur-dan-aturan-pakai-yang-ideal-untuk-mengkonsumsi-paramorina/" target="_blank">Manfaat Paramorina, Umur dan Aturan Pakai yang Ideal untuk Mengkonsumsi Paramorina</a></h4>
						
					</div>
				</div>
			</div>
			</div><div class="et_pb_column et_pb_column_1_3 et_pb_column_7  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough">
				
				
				
				
				<div class="et_pb_module et_pb_blurb et_pb_blurb_3  et_pb_text_align_left  et_pb_blurb_position_top et_pb_bg_layout_light">
				
				
				
				
				<div class="et_pb_blurb_content">
					<div class="et_pb_main_blurb_image"><a href="https://paramorina.co.id/vitamin-paramorina-ada-efek-sampingnya/" target="_blank"><span class="et_pb_image_wrap et_pb_only_image_mode_wrap"><img loading="lazy" loading="lazy" decoding="async" width="1640" height="924" src="https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2024/06/Anak-kecil.png" alt="" srcset="https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2024/06/Anak-kecil.png 1640w, https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2024/06/Anak-kecil-1280x721.png 1280w, https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2024/06/Anak-kecil-980x552.png 980w, https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2024/06/Anak-kecil-480x270.png 480w" sizes="(min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) and (max-width: 980px) 980px, (min-width: 981px) and (max-width: 1280px) 1280px, (min-width: 1281px) 1640px, 100vw" class="et-waypoint et_pb_animation_top et_pb_animation_top_tablet et_pb_animation_top_phone wp-image-3017" /></span></a></div>
					<div class="et_pb_blurb_container">
						<h4 class="et_pb_module_header"><a href="https://paramorina.co.id/vitamin-paramorina-ada-efek-sampingnya/" target="_blank">Vitamin Paramorina Ada Efek Sampingnya</a></h4>
						
					</div>
				</div>
			</div>
			</div><div class="et_pb_column et_pb_column_1_3 et_pb_column_8  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et-last-child">
				
				
				
				
				<div class="et_pb_module et_pb_blurb et_pb_blurb_4  et_pb_text_align_left  et_pb_blurb_position_top et_pb_bg_layout_light">
				
				
				
				
				<div class="et_pb_blurb_content">
					<div class="et_pb_main_blurb_image"><a href="https://paramorina.co.id/apa-perbedaan-antara-paramorina-drop-dan-paramorina-botol/" target="_blank"><span class="et_pb_image_wrap et_pb_only_image_mode_wrap"><img loading="lazy" loading="lazy" decoding="async" width="1640" height="924" src="https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2024/06/Anak-Kecil-2.png" alt="" srcset="https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2024/06/Anak-Kecil-2.png 1640w, https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2024/06/Anak-Kecil-2-1280x721.png 1280w, https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2024/06/Anak-Kecil-2-980x552.png 980w, https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2024/06/Anak-Kecil-2-480x270.png 480w" sizes="(min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) and (max-width: 980px) 980px, (min-width: 981px) and (max-width: 1280px) 1280px, (min-width: 1281px) 1640px, 100vw" class="et-waypoint et_pb_animation_top et_pb_animation_top_tablet et_pb_animation_top_phone wp-image-3016" /></span></a></div>
					<div class="et_pb_blurb_container">
						<h4 class="et_pb_module_header"><a href="https://paramorina.co.id/apa-perbedaan-antara-paramorina-drop-dan-paramorina-botol/" target="_blank">Apa Perbedaan Antara Paramorina Drop dan Paramorina Botol</a></h4>
						
					</div>
				</div>
			</div>
			</div>
				
				
				
				
			</div>
				
				
			</div><div class="et_pb_section et_pb_section_3 et_section_regular" >
				
				
				
				
				
				
				<div class="et_pb_row et_pb_row_5">
				<div class="et_pb_column et_pb_column_4_4 et_pb_column_9  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et-last-child">
				
				
				
				
				<div class="et_pb_module et_pb_slider et_pb_slider_0 et_pb_slider_fullwidth_off">
				<div class="et_pb_slides">
					<div class="et_pb_slide et_pb_slide_0 et_clickable et_pb_bg_layout_dark et_pb_media_alignment_center et-pb-active-slide" data-slide-id="et_pb_slide_0">
				
				
				<div class="et_pb_container clearfix">
					<div class="et_pb_slider_container_inner">
						
						<div class="et_pb_slide_description">
							
							
						</div>
					</div>
				</div>
				
				
				
			</div>
			<div class="et_pb_slide et_pb_slide_1 et_clickable et_pb_bg_layout_dark et_pb_media_alignment_center" data-slide-id="et_pb_slide_1">
				
				
				<div class="et_pb_container clearfix">
					<div class="et_pb_slider_container_inner">
						
						<div class="et_pb_slide_description">
							
							
						</div>
					</div>
				</div>
				
				
				
			</div>
			<div class="et_pb_slide et_pb_slide_2 et_clickable et_pb_bg_layout_dark et_pb_media_alignment_center" data-slide-id="et_pb_slide_2">
				
				
				<div class="et_pb_container clearfix">
					<div class="et_pb_slider_container_inner">
						
						<div class="et_pb_slide_description">
							
							
						</div>
					</div>
				</div>
				
				
				
			</div>
			<div class="et_pb_slide et_pb_slide_3 et_pb_bg_layout_dark et_pb_media_alignment_center" data-slide-id="et_pb_slide_3">
				
				
				<div class="et_pb_container clearfix">
					<div class="et_pb_slider_container_inner">
						
						<div class="et_pb_slide_description">
							
							
						</div>
					</div>
				</div>
				
				
				
			</div>
			
				</div>
				
			</div>
			
			</div>
				
				
				
				
			</div><div class="et_pb_row et_pb_row_6">
				<div class="et_pb_column et_pb_column_4_4 et_pb_column_10  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et-last-child">
				
				
				
				
				<div class="et_pb_module et_pb_divider et_pb_divider_0 et_pb_divider_position_ et_pb_space"><div class="et_pb_divider_internal"></div></div>
			</div>
				
				
				
				
			</div>
				
				
			</div><div class="et_pb_section et_pb_section_4 et_section_specialty" >
				
				
				
				
				
				<div class="et_pb_row">
				<div class="et_pb_column et_pb_column_1_4 et_pb_column_11    et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough">
				
				
				
				
				<div class="et_pb_module et_pb_image et_pb_image_0">
				
				
				
				
				<span class="et_pb_image_wrap "><img loading="lazy" loading="lazy" decoding="async" width="3109" height="567" src="https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2024/05/paramorina-outline.png" alt="" title="paramorina outline" srcset="https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2024/05/paramorina-outline.png 3109w, https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2024/05/paramorina-outline-1280x233.png 1280w, https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2024/05/paramorina-outline-980x179.png 980w, https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2024/05/paramorina-outline-480x88.png 480w" sizes="(min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) and (max-width: 980px) 980px, (min-width: 981px) and (max-width: 1280px) 1280px, (min-width: 1281px) 3109px, 100vw" class="wp-image-2869" /></span>
			</div>
			</div><div class="et_pb_column et_pb_column_3_4 et_pb_column_12   et_pb_specialty_column  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et-last-child">
				
				
				
				
				<div class="et_pb_row_inner et_pb_row_inner_0">
				<div class="et_pb_column et_pb_column_4_4 et_pb_column_inner et_pb_column_inner_0 et-last-child">
				
				
				
				
				<div class="et_pb_module et_pb_text et_pb_text_4  et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light">
				
				
				
				
				<div class="et_pb_text_inner"><p style="text-align: center;"><strong>Layanan Kami</strong></p></div>
			</div>
			</div>
				
				
				
				
			</div><div class="et_pb_row_inner et_pb_row_inner_1">
				<div class="et_pb_column et_pb_column_3_8 et_pb_column_inner et_pb_column_inner_1">
				
				
				
				
				<div class="et_pb_module et_pb_text et_pb_text_5  et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light">
				
				
				
				
				<div class="et_pb_text_inner"><p style="text-align: center;">telepon</p></div>
			</div><div class="et_pb_module et_pb_text et_pb_text_6 et_clickable  et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light">
				
				
				
				
				<div class="et_pb_text_inner"><p style="text-align: center;">whatsapp</p></div>
			</div><div class="et_pb_module et_pb_text et_pb_text_7 et_clickable  et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light">
				
				
				
				
				<div class="et_pb_text_inner"><p style="text-align: center;">landing page</p></div>
			</div><div class="et_pb_module et_pb_text et_pb_text_8 et_clickable  et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light">
				
				
				
				
				<div class="et_pb_text_inner"><p style="text-align: center;">customer service</p></div>
			</div>
			</div><div class="et_pb_column et_pb_column_3_8 et_pb_column_inner et_pb_column_inner_2 et-last-child">
				
				
				
				
				<ul class="et_pb_module et_pb_social_media_follow et_pb_social_media_follow_0 clearfix  et_pb_bg_layout_light">
				
				
				
				
				<li
            class='et_pb_social_media_follow_network_0 et_pb_social_icon et_pb_social_network_link  et-social-facebook'><a
              href='https://www.facebook.com/bundahebatanaksehat'
              class='icon et_pb_with_border'
              title='Ikuti di Facebook'
               target="_blank"><span
                class='et_pb_social_media_follow_network_name'
                aria-hidden='true'
                >Ikuti</span></a></li>
			</ul><ul class="et_pb_module et_pb_social_media_follow et_pb_social_media_follow_1 clearfix  et_pb_bg_layout_light">
				
				
				
				
				<li
            class='et_pb_social_media_follow_network_1 et_pb_social_icon et_pb_social_network_link  et-social-tiktok et-pb-social-fa-icon'><a
              href='https://www.tiktok.com/@paramorina_official.id?_t=8Yb6ryA5ovq&#038;_r=1'
              class='icon et_pb_with_border'
              title='Ikuti di TikTok'
               target="_blank"><span
                class='et_pb_social_media_follow_network_name'
                aria-hidden='true'
                >Ikuti</span></a></li>
			</ul><ul class="et_pb_module et_pb_social_media_follow et_pb_social_media_follow_2 clearfix  et_pb_bg_layout_light">
				
				
				
				
				<li
            class='et_pb_social_media_follow_network_2 et_pb_social_icon et_pb_social_network_link  et-social-instagram'><a
              href='https://www.instagram.com/paramorina_official.id?igsh=OGpzZmRvNTNlbWt3'
              class='icon et_pb_with_border'
              title='Ikuti di Instagram'
               target="_blank"><span
                class='et_pb_social_media_follow_network_name'
                aria-hidden='true'
                >Ikuti</span></a></li>
			</ul>
			</div>
				
				
				
				
			</div>
			</div>
				</div>
				
			</div></p>
<p>Artikel <a href="https://paramorina.co.id/paramorina-untuk-usia-berapa/">Paramorina Untuk Usia Berapa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://paramorina.co.id">Paramorin</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apa aja Manfaat Paramorina Untuk Anak</title>
		<link>https://paramorina.co.id/apa-saja-manfaat-paramorina-untuk-anak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Sep 2022 06:43:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fakta Ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#manfaatparamorina#vitaminanak#paramorina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.paramorina.co.id/?p=283</guid>

					<description><![CDATA[<p>Artikel <a href="https://paramorina.co.id/apa-saja-manfaat-paramorina-untuk-anak/">Apa aja Manfaat Paramorina Untuk Anak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://paramorina.co.id">Paramorin</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="et_pb_section et_pb_section_5 et_section_regular" >
				
				
				
				
				
				
				<div class="et_pb_row et_pb_row_7">
				<div class="et_pb_column et_pb_column_4_4 et_pb_column_13  et_pb_css_mix_blend_mode_passthrough et-last-child">
				
				
				
				
				<div class="et_pb_module et_pb_text et_pb_text_9  et_pb_text_align_left et_pb_bg_layout_light">
				
				
				
				
				<div class="et_pb_text_inner"><p></p>
<p><strong>Apa Saja Manfaat Paramorina Untuk Anak</strong> &#8211; Ada beragam Manfaat <strong>Paramorina</strong> untuk anak, mulai dari meredakan batuk dan pilek, meningkatkan daya tahan tubuh, hingga membantu menyembuhkan luka. Namun, paramorina tidak boleh diberikan pada anak sembarangan, lho. Pemilihan jenis paramorina juga harus diperhatikan, agar manfaat yang didapat bisa maksimal.</p>
<p></p>
<p></p>
<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large is-resized"><img loading="lazy" loading="lazy" decoding="async" src="https://bejewe.files.wordpress.com/2022/03/jk.jpg" alt="" width="379" height="379" /></figure>
</div>
<p></p>
<p></p>
<p>paramorina memiliki banyak manfaat untuk anak-anak berkat kandungan nutrisinya yang beragam, seperti, vitamin C, vitamin B, asam amino, zat besi, dan kalium. Selain enak, cairan manis yang dihasilkan lebah ini juga kaya akan antioksidan, seperti flavonoid dan polifenol. paramorina juga dikenal memiliki efek anti inflamasi dan anti bakteri.</p>
<p></p>
<p></p>
<h2 class="wp-block-heading">Manfaat Paramorina Untuk Si Kecil</h2>
<p></p>
<p></p>
<p>Paramorina telah lama digunakan secara tradisional untuk menjaga kesehatan dan mengobati berbagai keluhan dan penyakit medis. Berikut ini adalah beberapa manfaat dan manfaat paramorina untuk anak-anak:</p>
<p></p>
<p></p>
<h3 class="wp-block-heading">Sumber Energi Untuk Mendukung Aktivitasnya</h3>
<p></p>
<p></p>
<p>Manfaat paramorina yang pertama untuk anak adalah sebagai sumber energi. paramorina mengandung gula alami yaitu fruktosa dan glukosa. Kandungan gula ini berasal dari karbohidrat yang dibutuhkan sebagai bahan bakar atau energi agar anak lebih semangat dalam menjalankan aktivitasnya.</p>
<p></p>
<p></p>
<h3 class="wp-block-heading">Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh</h3>
<p></p>
<p></p>
<p>paramorina juga mengandung zat yang berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh. Antioksidan dalam paramorina juga terbukti mampu menangkal radikal bebas penyebab berbagai penyakit.</p>
<p></p>
<p></p>
<h3 class="wp-block-heading">Meredakan Batuk Dan Pilek</h3>
<p></p>
<p></p>
<p>Batuk, pilek, dan sakit tenggorokan adalah beberapa gejala radang saluran pernapasan. Anak-anak sering mengalami hal ini ketika sedang flu atau ISPA. Nah, menurut beberapa penelitian, paramorina terbukti mampu meredakan batuk dan pilek pada anak serta meredakan peradangan pada saluran pernapasan.</p>
<p></p>
<p></p>
<p>Dalam meredakan batuk, manfaat paramorina bahkan ternyata memiliki efek yang sama dengan obat batuk. Anak yang diberi 1,5–2 sendok teh paramorina menjelang tidur terlihat bisa istirahat lebih nyaman dan tidur lebih nyenyak karena batuknya berkurang setelah diberikan paramorina.</p>
<p></p>
<p></p>
<h3 class="wp-block-heading">Baik Untuk Kesehatan Pencernaan</h3>
<p></p>
<p></p>
<p>paramorina mengandung prebiotik alami yang dapat meningkatkan jumlah bakteri baik di saluran pencernaan. Manfaat paramorina penting untuk menjaga kesehatan pencernaan si kecil. paramorina juga dapat membantu meningkatkan nafsu makan si kecil. Hasil penelitian dari beberapa penelitian menunjukkan bahwa paramorina mampu meredakan gangguan pencernaan, seperti sembelit dan sakit perut pada anak.</p>
<p></p>
<p></p>
<h3 class="wp-block-heading">Menyembuhkan Luka Lebih Cepat</h3>
<p></p>
<p></p>
<p>Anak-anak jika aktif bermain, kadang mengalami luka. Nah, ternyata paramorina juga bisa digunakan untuk membantu proses penyembuhan luka dan mencegah infeksi pada luka. Cara pemakaiannya sangat mudah, setelah luka dibersihkan, oleskan paramorina pada area kulit yang luka. paramorina bisa dioleskan 2-3 kali sehari sampai luka sembuh.</p>
<p></p>
<p></p>
<h2 class="wp-block-heading">Maksimalkan Manfaat Paramorina Untuk Anak Dengan Cara Ini</h2>
<p></p>
<p></p>
<p>Selain manfaat paramorina, perlu juga diketahui bahwa pemberian paramorina kepada anak tidak boleh sembarangan. paramorina hanya boleh dikonsumsi oleh anak-anak di atas satu tahun. Pemberian paramorina pada bayi yang belum genap berusia satu tahun sangat berbahaya dan berisiko menyebabkan botulisme pada bayi.</p>
<p></p>
<p></p>
<p>Hal ini dikarenakan pencernaan bayi atau anak di bawah satu tahun yang belum sempurna dan belum mampu melawan bakteri Clostridium botulinum yang terkandung dalam paramorina. Untuk mendapatkan manfaat paramorina yang optimal, pilihlah paramorina yang berkualitas, seperti paramorina murni, karena paramorina murni adalah paramorina yang tidak melalui proses penyaringan dan tidak tercampur dengan bahan lain.</p>
<p></p>
<p></p>
<p>Oleh karena itu, jenis paramorina ini memiliki kandungan nutrisi yang lebih tinggi. Meskipun paramorina aman dikonsumsi untuk anak berusia di atas 2 tahun, namun ada beberapa anak yang mungkin alergi terhadap paramorina. Jadi, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum memberikan paramorina kepada anak Anda, terutama jika anak Anda memiliki kondisi medis tertentu, seperti alergi. Demikian ulasan tentang Apa saja manfaat<em> paramorina </em>untuk anaksemoga bermanfaat.</p>
<p></p></div>
			</div>
			</div>
				
				
				
				
			</div>
				
				
			</div><p>Artikel <a href="https://paramorina.co.id/apa-saja-manfaat-paramorina-untuk-anak/">Apa aja Manfaat Paramorina Untuk Anak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://paramorina.co.id">Paramorin</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Temulawak untuk Anak, Boleh kah?</title>
		<link>https://paramorina.co.id/temu-lawak-untuk-anak-bolehkah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Jan 2022 06:30:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fakta Ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#temulawak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.paramorina.co.id/?p=99</guid>

					<description><![CDATA[<p>Temulawak dengan nama latin Curcurma xanthorrizha Roxb. Berbagai macam manfaat temulawak, tanaman Herbal Asli Indonesia Bunda sering mendengar atau menjumpai temulawak di pasar? Temulawak ternyata punya banyak nilai lebih lho untuk kesehatan ! Kita kenalan dulu yuk dengan berbagai macam manfaat temulawak, tanaman herbal yang penuh khasiat satu ini Bunda 🙂 Apa itu&#160;Temulawak? Temulawak merupakan tanaman asli Indonesia yang dikenal sebagai liver protection yang termasuk ke dalam famili Zingiberaceae. Tanaman temulawak mempunyai nama latin Curcuma xanthorrhiza. Di daerah Jawa Barat, temulawak sering disebut sebagai &#8220;Koneng Gede&#8221;, sedangkan di Madura disebut &#8220;Temu Lobak&#8221;. Temulawak adalah tanaman asli dari Indonesia, yang bisa dilihat dari nama sinonimnya yaitu Curcuma javanica.  Menurut&#160;Handayani&#160;dan&#160;Suharmiati&#160;(2011)&#160;temulawak&#160;telah&#160;dikenal&#160;di&#160;Indonesia&#160;dan&#160;Eropa&#160;sejak&#160;awal&#160;abad&#160;XVI&#160;dan&#160;hingga&#160;sekarang&#160;telah&#160;digunakan sebagai&#160;bahan&#160;dasar&#160;fitokimia.&#160;Menurut&#160;Afifah&#160;(2003)&#160;temulawak&#160;termasuk&#160;salah satu&#160;jenis&#160;temu-temuan&#160;yang&#160;tidak&#160;terpisahkan&#160;dalam&#160;kehidupan&#160;masyarakat&#160;Asia&#160;Tenggara.&#160;Temulawak&#160;sudah&#160;lama&#160;dimanfaatkan&#160;oleh&#160;mereka&#160;untuk&#160;berbagai&#160;keperluan. Temulawak&#160;yang&#160;dipercaya&#160;sebagai&#160;tanaman asli Indonesia,&#160;menyebar ke&#160;beberapa&#160;negara&#160;lain,&#160;seperti&#160;Malaysia,&#160;Cina&#160;bagian&#160;selatan,&#160;Filipina,&#160;Birma,&#160;Thailand,&#160;dan&#160;India.&#160;Tumbuhan&#160;yang&#160;diduga&#160;kuat&#160;berasal&#160;dari&#160;Pulau&#160;Jawa&#160;ini&#160;menyebar&#160;ke&#160;beberapa&#160;wilayah&#160;yang&#160;ada&#160;Indonesia,&#160;antara&#160;lain&#160;seperti&#160;Sumatera Utara,&#160;Sumatera&#160;Barat,&#160;Bengkulu,&#160;Lampung,&#160;Sumatera&#160;Selatan,&#160;Kalimantan,&#160;dan Sulawesi.izi Temulawak&#160;yang&#160;memiliki&#160;nama&#160;latin&#160;Curcuma&#160;xanthorriza&#160;termasuk&#160;famili Zingiberaceae.&#160;Temulawak&#160;satu&#160;famili&#160;dengan&#160;anggota&#160;temu-temuan&#160;lainnya,&#160;yakni temu hitam&#160;&#160;&#160;&#160; (Curcuma&#160;&#160;&#160;&#160; aeruginosa),&#160;&#160;&#160;&#160; kunyit&#160;&#160;&#160;&#160; (Curcuma&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;domestca&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;Val.), kencur(Kaempferia&#160;galanga),&#160;lengkuas&#160;(Lenguas&#160;galaga),&#160;dan&#160;jahe&#160;(Zingiber&#160;officinale&#160;Rosc.)&#160;Di&#160;sepanjang&#160;daerah&#160;tropis&#160;dan&#160;subtropis,&#160;famili&#160;Zingiberaceae terdiri dari 47&#160;genus&#160;dan&#160;1400 [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://paramorina.co.id/temu-lawak-untuk-anak-bolehkah/">Temulawak untuk Anak, Boleh kah?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://paramorina.co.id">Paramorin</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Temulawak dengan nama latin <em>Curcurma xanthorrizha</em> Roxb. Berbagai macam manfaat temulawak, tanaman Herbal Asli Indonesia</p>



<p>Bunda sering mendengar atau menjumpai temulawak di pasar? Temulawak ternyata punya banyak nilai lebih lho untuk kesehatan ! Kita kenalan dulu yuk dengan berbagai macam <a href="https://vitabumin.co.id/temulawak">manfaat temulawak</a>, tanaman herbal yang penuh khasiat satu ini Bunda 🙂</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Apa itu&nbsp;Temulawak?</strong></h2>



<p>Temulawak merupakan tanaman asli Indonesia yang dikenal sebagai liver protection yang termasuk ke dalam famili Zingiberaceae. Tanaman temulawak mempunyai nama latin Curcuma xanthorrhiza. Di daerah Jawa Barat, temulawak sering disebut sebagai &#8220;Koneng Gede&#8221;, sedangkan di Madura disebut &#8220;Temu Lobak&#8221;. Temulawak adalah tanaman asli dari Indonesia, yang bisa dilihat dari nama sinonimnya yaitu <em>Curcuma</em> <em>javanica. </em></p>



<p>Menurut&nbsp;Handayani&nbsp;dan&nbsp;Suharmiati&nbsp;(2011)&nbsp;temulawak&nbsp;telah&nbsp;dikenal&nbsp;di&nbsp;Indonesia&nbsp;dan&nbsp;Eropa&nbsp;sejak&nbsp;awal&nbsp;abad&nbsp;XVI&nbsp;dan&nbsp;hingga&nbsp;sekarang&nbsp;telah&nbsp;digunakan sebagai&nbsp;bahan&nbsp;dasar&nbsp;fitokimia.&nbsp;Menurut&nbsp;Afifah&nbsp;(2003)&nbsp;temulawak&nbsp;termasuk&nbsp;salah satu&nbsp;jenis&nbsp;temu-temuan&nbsp;yang&nbsp;tidak&nbsp;terpisahkan&nbsp;dalam&nbsp;kehidupan&nbsp;masyarakat&nbsp;Asia&nbsp;Tenggara.&nbsp;Temulawak&nbsp;sudah&nbsp;lama&nbsp;dimanfaatkan&nbsp;oleh&nbsp;mereka&nbsp;untuk&nbsp;berbagai&nbsp;keperluan.</p>



<p>Temulawak&nbsp;yang&nbsp;dipercaya&nbsp;sebagai&nbsp;tanaman asli Indonesia,&nbsp;menyebar ke&nbsp;beberapa&nbsp;negara&nbsp;lain,&nbsp;seperti&nbsp;Malaysia,&nbsp;Cina&nbsp;bagian&nbsp;selatan,&nbsp;Filipina,&nbsp;Birma,&nbsp;Thailand,&nbsp;dan&nbsp;India.&nbsp;Tumbuhan&nbsp;yang&nbsp;diduga&nbsp;kuat&nbsp;berasal&nbsp;dari&nbsp;Pulau&nbsp;Jawa&nbsp;ini&nbsp;menyebar&nbsp;ke&nbsp;beberapa&nbsp;wilayah&nbsp;yang&nbsp;ada&nbsp;Indonesia,&nbsp;antara&nbsp;lain&nbsp;seperti&nbsp;Sumatera Utara,&nbsp;Sumatera&nbsp;Barat,&nbsp;Bengkulu,&nbsp;Lampung,&nbsp;Sumatera&nbsp;Selatan,&nbsp;Kalimantan,&nbsp;dan Sulawesi.izi</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" loading="lazy" decoding="async" width="620" height="409" src="https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2022/01/image-5.jpeg" alt="" class="wp-image-100" srcset="https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2022/01/image-5.jpeg 620w, https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2022/01/image-5-480x317.jpeg 480w" sizes="(min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) 620px, 100vw" /></figure>



<p><strong>Temulawak</strong>&nbsp;yang&nbsp;memiliki&nbsp;nama&nbsp;latin&nbsp;<strong><em>Curcuma</em></strong>&nbsp;<strong><em>xanthorriza</em></strong>&nbsp;termasuk&nbsp;famili Zingiberaceae.&nbsp;Temulawak&nbsp;satu&nbsp;famili&nbsp;dengan&nbsp;anggota&nbsp;temu-temuan&nbsp;lainnya,&nbsp;yakni temu hitam&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; (Curcuma&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; aeruginosa),&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; kunyit&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; (Curcuma&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;domestca&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;Val.), kencur(Kaempferia&nbsp;galanga),&nbsp;lengkuas&nbsp;(Lenguas&nbsp;galaga),&nbsp;dan&nbsp;jahe&nbsp;(Zingiber&nbsp;officinale&nbsp;Rosc.)&nbsp;Di&nbsp;sepanjang&nbsp;daerah&nbsp;tropis&nbsp;dan&nbsp;subtropis,&nbsp;famili&nbsp;Zingiberaceae terdiri dari 47&nbsp;genus&nbsp;dan&nbsp;1400 spesies.</p>



<p>Temulawak&nbsp;termasuk&nbsp;dalam&nbsp;divisi&nbsp;Spermatophyta,&nbsp;subdivisi&nbsp;Angiospermae,&nbsp;kelas&nbsp;Monocotyledoneae,&nbsp;bangsa&nbsp;Scitamineae,&nbsp;suku&nbsp;atau&nbsp;famili&nbsp;Zingiberaceae,&nbsp;marga Curcuma,&nbsp;dan&nbsp;spesies&nbsp;<em>Curcuma</em>&nbsp;<em>xanthorrhiza</em>&nbsp;<em>Roxb</em>.&nbsp;Sebagai&nbsp;kelompok&nbsp;marga&nbsp;Curcuma,&nbsp;temulawak&nbsp;tentu&nbsp;tidak&nbsp;asing&nbsp;lagi&nbsp;bagi&nbsp;masyarakat&nbsp;Indonesia.&nbsp;Hal&nbsp;ini&nbsp;disebabkan&nbsp;tidak&nbsp;kurang&nbsp;dari&nbsp;20&nbsp;jenis&nbsp;Curcuma&nbsp;yang tumbuh&nbsp;di&nbsp;negeri&nbsp;ini&nbsp;dan&nbsp;tidak&nbsp;kurang&nbsp;dari&nbsp;70&nbsp;jenis&nbsp;Curcuma&nbsp;tersebar&nbsp;di&nbsp;kawasan Asia&nbsp;Tenggara,&nbsp;Asia Selatan, dan Australia&nbsp;bagian&nbsp;utara.</p>



<p>Curcuma&nbsp;berasal&nbsp;dari&nbsp;kata&nbsp;Arab,&nbsp;kurkum,&nbsp;yang&nbsp;berarti&nbsp;kuning.&nbsp;Xanthorhiza&nbsp;berasal&nbsp;dari&nbsp;kata&nbsp;bahasa&nbsp;Yunani,&nbsp;xanthos&nbsp;yang&nbsp;berarti&nbsp;kuning&nbsp;serta&nbsp;rhiza&nbsp;berarti umbi&nbsp;akar.&nbsp;Jadi&nbsp;Curcuma&nbsp;xanthorhiza&nbsp;disebut&nbsp;temulawak,&nbsp;yang&nbsp;berarti&nbsp;akar&nbsp;kuning. Dalam&nbsp;bahasa&nbsp;Jerman&nbsp;disebut&nbsp;javanischer&nbsp;gelbwurzel (Afifah,&nbsp;2003).</p>



<p>Temulawak&nbsp;perlu&nbsp;untuk&nbsp;dikembangkan&nbsp;dan&nbsp;dimanfaatkan&nbsp;oleh&nbsp;masyarakat luas&nbsp;karena&nbsp;telah&nbsp;terbukti&nbsp;empiris&nbsp;dan&nbsp;atas&nbsp;hasil&nbsp;penelitian&nbsp;ilmiah&nbsp;terbukti&nbsp;mempunyai&nbsp;manfaat&nbsp;baik&nbsp;bagi&nbsp;kesehatan.&nbsp;Berdasarkan&nbsp;Info&nbsp;POM&nbsp;dari&nbsp;BPOM&nbsp;RI (2005)&nbsp;temulawak&nbsp;merupakan&nbsp;salah&nbsp;satu&nbsp;dari&nbsp;sembilan&nbsp;tanaman&nbsp;obat&nbsp;unggulan Indonesia.&nbsp;Sejak&nbsp;tahun&nbsp;2003,&nbsp;temulawak&nbsp;mulai&nbsp;diteliti&nbsp;dan&nbsp;sedang&nbsp;dalam&nbsp;tahap proses penyelesaian&nbsp;uji klinik&nbsp;oleh&nbsp;Badan Pengawas Obat&nbsp;dan Makanan</p>



<p><strong>Ciri-ciri</strong>&nbsp;<strong>Temulawak</strong></p>



<p>&nbsp;Tanaman&nbsp;temulawak&nbsp;punya ciri-ciri khusus,&nbsp;antara lain :</p>



<p>1.&nbsp;Memiliki&nbsp;batang&nbsp;semu&nbsp;dengan&nbsp;tinggi&nbsp;lebih&nbsp;dari&nbsp;1&nbsp;meter&nbsp;yang&nbsp;berwarna&nbsp;hijau atau cokelat.</p>



<p>2.&nbsp;Bentuk&nbsp;daun&nbsp;bundar&nbsp;memanjang&nbsp;sampai&nbsp;lanset,&nbsp;berwarna&nbsp;hijau&nbsp;atau&nbsp;cokelat keunguan terang sampai&nbsp;gelap.</p>



<p>3.&nbsp;Perbungaan&nbsp;lateral,tangkai ramping,&nbsp;dan&nbsp;sisik&nbsp;berbentuk&nbsp;garis.</p>



<p>4.&nbsp;Kelopak bunga&nbsp;berwarna&nbsp;putih memiliki&nbsp;bulu, panjang&nbsp;8-13&nbsp;mm.</p>



<p>5.&nbsp;Mahkota&nbsp;bunga&nbsp;memiliki&nbsp;bentuk&nbsp;tabung,&nbsp;dengan&nbsp;ukuran&nbsp;panjang&nbsp;keseluruhan 4,5&nbsp;cm.</p>



<p>6.&nbsp;Helaian&nbsp;bunga&nbsp;berbentuk&nbsp;bundar&nbsp;memanjang&nbsp;berwarna&nbsp;putih,&nbsp;dengan&nbsp;ujung&nbsp;yang&nbsp;berwarna&nbsp;merah&nbsp;dadu&nbsp;atau&nbsp;merah,&nbsp;ukuran&nbsp;panjang&nbsp;1,25&nbsp;cm&nbsp;–&nbsp;2&nbsp;cm&nbsp;dan lebar 1&nbsp;cm&nbsp;(Hidayat dkk,2015)</p>



<p>Rimpang&nbsp;temulawak&nbsp;berbau&nbsp;tajam,&nbsp;berwarna&nbsp;kekuning-kuningan.&nbsp;Menurut Handayani&nbsp;dan&nbsp;Suharmiati&nbsp;(2011)&nbsp;Rimpang&nbsp;temulawak&nbsp;bersifat&nbsp;aromatik,&nbsp;berbau tajam, berasa pahit, dan&nbsp;daging&nbsp;buahnya&nbsp;berwarna&nbsp;kekuningan.</p>



<p><strong>Budidaya</strong>&nbsp;<strong>Temulawak</strong></p>



<p>Sekarang&nbsp;ini,&nbsp;temulawak&nbsp;telah&nbsp;banyak&nbsp;dibudidayakan&nbsp;oleh&nbsp;masyarakat.&nbsp;Hal&nbsp;ini&nbsp;tidak&nbsp;terlepas&nbsp;dari&nbsp;kebutuhan&nbsp;akan&nbsp;temulawak&nbsp;yang&nbsp;terus&nbsp;meningkat&nbsp;untuk&nbsp;berbagai keperluan,&nbsp;terutama&nbsp;untuk&nbsp;jamu&nbsp;atau&nbsp;minuman&nbsp;segar.&nbsp;Temulawak&nbsp;yang dibudidayakan&nbsp;itu,&nbsp;umumnya&nbsp;dipasok&nbsp;ke&nbsp;pabrik-pabrik&nbsp;jamu&nbsp;dan&nbsp;industri&nbsp;minuman.&nbsp;</p>



<p>Tentunya,&nbsp;pabrik-pabrik&nbsp;jamu&nbsp;yang&nbsp;akan&nbsp;membeli&nbsp;temulawak&nbsp;menerapkan&nbsp;seleksi ketat&nbsp;atas&nbsp;bahan&nbsp;baku&nbsp;yang&nbsp;akan&nbsp;dibeli.&nbsp;Hal&nbsp;ini&nbsp;dimaksudkan&nbsp;agar&nbsp;bahan&nbsp;baku jamunya&nbsp;benar-benar&nbsp;berkualitas,&nbsp;sehingga&nbsp;produksinya&nbsp;bisa&nbsp;optimal&nbsp;dan&nbsp;memberikan&nbsp;keuntungan&nbsp;lebih.&nbsp;Karena&nbsp;itu,&nbsp;dalam&nbsp;membudidayakan&nbsp;perlu&nbsp;memperhatikan&nbsp;beberapa&nbsp;faktor&nbsp;di&nbsp;bawah&nbsp;ini&nbsp;agar&nbsp;kuantitas,&nbsp;kualitas,&nbsp;dan&nbsp;kapasitas hasil tanamnya&nbsp;dapat&nbsp;lebih optimal.</p>



<p><strong>Cara</strong>&nbsp;<strong>Menanam</strong>&nbsp;<strong>Temulawak</strong></p>



<p>Pada&nbsp;awalnya,&nbsp;temulawak&nbsp;banyak&nbsp;tumbuh&nbsp;di&nbsp;hutan-hutan,&nbsp;terutama&nbsp;di&nbsp;hutan&nbsp;jati&nbsp;bersama&nbsp;keluarga&nbsp;temu-temuan&nbsp;lainnya,&nbsp;seperti&nbsp;temu&nbsp;giring,&nbsp;temu&nbsp;glenyeh,&nbsp;temu&nbsp;ireng,&nbsp;temu&nbsp;ketek,&nbsp;dan&nbsp;temu&nbsp;poh.&nbsp;Temulawak&nbsp;banyak&nbsp;tumbuh&nbsp;liar&nbsp;di&nbsp;padang&nbsp;alang-alang&nbsp;dan&nbsp;di&nbsp;tanah-tanah&nbsp;kering.&nbsp;Sekarang&nbsp;ini,&nbsp;melalui&nbsp;penanaman,&nbsp;temulawak&nbsp;juga tumbuh dengan baik&nbsp;di&nbsp;tegalan,&nbsp;kebun,&nbsp;dan pekarangan&nbsp;rumah.</p>



<p>Secara&nbsp;alami&nbsp;temulawak&nbsp;dapat&nbsp;tumbuh&nbsp;dengan&nbsp;baik&nbsp;di&nbsp;lahan-lahan&nbsp;yang teduh&nbsp;dan&nbsp;terlindung&nbsp;dari&nbsp;terik&nbsp;sinar&nbsp;matahari.&nbsp;Di&nbsp;habitat&nbsp;alami,&nbsp;rumpun&nbsp;tanaman&nbsp;ini tumbuh&nbsp;subur&nbsp;di&nbsp;bawah&nbsp;naungan&nbsp;pohon&nbsp;bambu&nbsp;maupun&nbsp;jati.&nbsp;Meski&nbsp;begitu, temulawak&nbsp;juga&nbsp;dapat&nbsp;tumbuh&nbsp;di&nbsp;tempat&nbsp;yang&nbsp;terik,&nbsp;contohnya&nbsp;seperti&nbsp;di&nbsp;tanah tegalan.</p>



<figure class="wp-block-image aligncenter size-full"><img loading="lazy" loading="lazy" decoding="async" width="440" height="567" src="https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2022/11/tanaman-temulawak.png" alt="" class="wp-image-1101" srcset="https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2022/11/tanaman-temulawak.png 440w, https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2022/11/tanaman-temulawak-233x300.png 233w, https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2022/11/tanaman-temulawak-400x516.png 400w" sizes="(max-width: 440px) 100vw, 440px" /><figcaption class="wp-element-caption">Foto : Tanaman Temulawak</figcaption></figure>



<p>Tanaman&nbsp;ini&nbsp;memiliki&nbsp;daya&nbsp;adaptasi&nbsp;yang&nbsp;tinggi&nbsp;terhadap&nbsp;berbagai&nbsp;cuaca&nbsp;di daerah&nbsp;yang&nbsp;mempunyai&nbsp;iklim&nbsp;tropis.&nbsp;Suhu&nbsp;udara&nbsp;yang&nbsp;baik&nbsp;untuk&nbsp;budidaya temulawak&nbsp;antara&nbsp;19-30oC.&nbsp;Tanaman&nbsp;ini&nbsp;memerlukan&nbsp;curah&nbsp;hujan&nbsp;tahunan&nbsp;antara 1000-4000&nbsp;mm /&nbsp;tahun.</p>



<p>Menurut&nbsp;Muhlisah&nbsp;(1999)&nbsp;temulawak&nbsp;tidak&nbsp;terlalu&nbsp;rewel&nbsp;dengan&nbsp;kondisi&nbsp;lahan.&nbsp;Lahan&nbsp;yang&nbsp;sudah&nbsp;sering&nbsp;dimanfaatkan&nbsp;hingga&nbsp;kondisi&nbsp;unsur&nbsp;haranya&nbsp;sudah&nbsp;amat berkurang&nbsp;pun&nbsp;masih&nbsp;baik&nbsp;untuk&nbsp;ditanami&nbsp;temulawak.&nbsp;Temulawak&nbsp;mudah beradaptasi&nbsp;dengan&nbsp;tanah&nbsp;berpasir,&nbsp;tanah&nbsp;liat,maupun&nbsp;tanah&nbsp;merah.</p>



<p>Yang&nbsp;penting, lahan&nbsp;tidak&nbsp;terkena&nbsp;sinar&nbsp;matahari&nbsp;secara&nbsp;langsung.&nbsp;Lahan&nbsp;di&nbsp;bawah&nbsp;pepohonan rindang&nbsp;akan&nbsp;membuat&nbsp;temulawak&nbsp;tumbuh dengan&nbsp;baik.&nbsp;Indikasi bahwa&nbsp;lahan&nbsp;terlalu panas&nbsp;terlihat&nbsp;pada&nbsp;daun&nbsp;yang&nbsp;menggulung&nbsp;bila&nbsp;terkena&nbsp;panas&nbsp;matahari&nbsp;dan&nbsp;mudah rusak.&nbsp;Untuk&nbsp;memproduksi&nbsp;rimpang&nbsp;yang&nbsp;optimal&nbsp;diperlukan&nbsp;tanah&nbsp;yang&nbsp;subur,&nbsp;gembur,&nbsp;dan berdrainase&nbsp;baik.</p>



<p>Tanaman&nbsp;temulawak&nbsp;dapat&nbsp;tumbuh&nbsp;di&nbsp;dataran&nbsp;rendah&nbsp;dan&nbsp;dataran&nbsp;tinggi,&nbsp;sampai&nbsp;ketinggian&nbsp;1500&nbsp;m&nbsp;dari&nbsp;permukan&nbsp;laut&nbsp;(dpl).&nbsp;Bahkan,&nbsp;ada&nbsp;yang&nbsp;menyebut sampai&nbsp;ketinggian&nbsp;1800&nbsp;m&nbsp;dpl.&nbsp;Meskipun&nbsp;begitu,&nbsp;berdasarkan&nbsp;penelitian,&nbsp;temulawak&nbsp;yang&nbsp;tumbuh&nbsp;di&nbsp;dataran&nbsp;rendah&nbsp;sampai&nbsp;sedang&nbsp;antara&nbsp;240-450&nbsp;m&nbsp;dpl&nbsp;produksi rimpangnya&nbsp;lebih&nbsp;tingggi,&nbsp;yaitu&nbsp;mencapai&nbsp;13,02&nbsp;&#8211;&nbsp;14,60&nbsp;ton&nbsp;rimpang&nbsp;segar&nbsp;per hektar.&nbsp;Sementara&nbsp;itu,&nbsp;temulawak&nbsp;yang&nbsp;tumbuh&nbsp;di&nbsp;dataran&nbsp;tinggi&nbsp;sekitar&nbsp;1200&nbsp;m&nbsp;dpl produksi rimpangnya&nbsp;hanya sebesar 5,80&nbsp;ton/ha.</p>



<p>Perbanyakan&nbsp;tanaman&nbsp;dapat&nbsp;dilakukan&nbsp;dengan&nbsp;pemisahan&nbsp;rumpun&nbsp;dari tanaman&nbsp;yang&nbsp;sudah&nbsp;tua.&nbsp;Namun,&nbsp;penanaman&nbsp;dalam&nbsp;skala&nbsp;cukup&nbsp;luas&nbsp;lebih&nbsp;efisien&nbsp;menggunakan&nbsp;bibit&nbsp;asal&nbsp;rimpang.&nbsp;Siapkan&nbsp;bibit&nbsp;dari&nbsp;rimpang&nbsp;tanaman&nbsp;yang&nbsp;sudah cukup&nbsp;umur&nbsp;(9&nbsp;Bulan).&nbsp;Rimpang&nbsp;induk&nbsp;lebih&nbsp;bagus&nbsp;digunakan&nbsp;sebagai&nbsp;bibit&nbsp;dibandingkan&nbsp;dengan&nbsp;rimpang&nbsp;cabang.&nbsp;Untuk&nbsp;penanaman&nbsp;satu&nbsp;hektar&nbsp;lahan&nbsp;diperlukan bibit sekitar&nbsp;500&nbsp;&#8211;&nbsp;700 kg.</p>



<p>Berdasar&nbsp;Wiryowidagdo&nbsp;dan&nbsp;Sitanggang&nbsp;(2008)&nbsp;jarak&nbsp;tanam&nbsp;bibit&nbsp;rimpang&nbsp;tergantung&nbsp;pada&nbsp;jeinisnya.&nbsp;Misalnya&nbsp;untuk&nbsp;temulawak&nbsp;bisa&nbsp;ditanam&nbsp;dengan&nbsp;jarak&nbsp;40 cm.&nbsp;Media&nbsp;tanam&nbsp;yang&nbsp;digunakan&nbsp;adalah&nbsp;tanah,&nbsp;pasir,&nbsp;dan&nbsp;pupuk&nbsp;kandang&nbsp;dengan perbandingan&nbsp;1&nbsp;:&nbsp;1&nbsp;:&nbsp;2.&nbsp;Bibit&nbsp;rimpang&nbsp;yang&nbsp;digunakan&nbsp;sebaiknya&nbsp;sudah&nbsp;tua,&nbsp;tidak cacat, dan bernas.</p>



<p>Untuk&nbsp;memacu&nbsp;pertumbuhan&nbsp;tunas,&nbsp;rimpang&nbsp;yang&nbsp;baru&nbsp;dibongkar&nbsp;dapat&nbsp;dipendam&nbsp;dulu&nbsp;di&nbsp;tempat&nbsp;yang&nbsp;lembab,&nbsp;misalnya&nbsp;pada&nbsp;tanah&nbsp;yang&nbsp;ditimbun&nbsp;pasir. Setelah&nbsp;tunas&nbsp;tumbuh,&nbsp;rimpang&nbsp;dapat&nbsp;dipotong-potong.&nbsp;Pastikan&nbsp;bahwa&nbsp;setiap rimpang&nbsp;paling&nbsp;tidak&nbsp;mempunyai&nbsp;2&nbsp;atau&nbsp;3&nbsp;mata&nbsp;tunas.&nbsp;Setelah&nbsp;tumbuh,&nbsp;rimpang&nbsp;bisa langsung&nbsp;ditanam&nbsp;di&nbsp;kebun&nbsp;ataupun&nbsp;di&nbsp;pekarangan&nbsp;rumah.&nbsp;Jarak&nbsp;tanamnya&nbsp;adalah 60&#215;60 cm.</p>



<p>Untuk&nbsp;membantu&nbsp;pertumbuhan&nbsp;tanaman&nbsp;yang&nbsp;baik&nbsp;dan&nbsp;produksi&nbsp;yang optimal,&nbsp;kita&nbsp;harus&nbsp;melakukan&nbsp;pemupukan.&nbsp;Berikan&nbsp;pupuk&nbsp;kandang&nbsp;saat&nbsp;pengolahan tanah&nbsp;sebanyak&nbsp;10-15&nbsp;ton&nbsp;per&nbsp;hektar.&nbsp;Tambahkan&nbsp;pupuk&nbsp;buatan&nbsp;berupa&nbsp;Urea&nbsp;150 kg&nbsp;per&nbsp;hektar,&nbsp;TSP&nbsp;200&nbsp;kg&nbsp;per&nbsp;hektar,&nbsp;dan&nbsp;KCl&nbsp;120&nbsp;&#8211;&nbsp;150&nbsp;kg&nbsp;per&nbsp;hektar.&nbsp;Urea&nbsp;dan KCl&nbsp;dibagi&nbsp;dalam&nbsp;dua&nbsp;kali&nbsp;pemberian.&nbsp;Pemberian&nbsp;pertama&nbsp;separuh&nbsp;dosis&nbsp;pada&nbsp;saat tanam dan&nbsp;sisanya&nbsp;diberikan&nbsp;pada&nbsp;saat tanaman&nbsp;temulawak&nbsp;berumur 2&nbsp;bulan.&nbsp;Pupuk&nbsp;TSP diberikan&nbsp;seluruhnya&nbsp;pada&nbsp;waktu&nbsp;melakukan penanaman.</p>



<p>Lakukan&nbsp;penyiangan&nbsp;terhadap&nbsp;rerumputan&nbsp;atau&nbsp;tanaman&nbsp;yang&nbsp;tumbuh&nbsp;liar&nbsp;dan&nbsp;mengganggu&nbsp;pertumbuhan&nbsp;tanaman&nbsp;pokok.&nbsp;Lakukan&nbsp;pula&nbsp;pembumbunan&nbsp;2-3 kali&nbsp;dalam&nbsp;satu&nbsp;masa&nbsp;tanam&nbsp;sehingga&nbsp;pembentukan&nbsp;rimpang&nbsp;berjalan&nbsp;baik.&nbsp;Setelah berumur satu&nbsp;tahun,&nbsp;tanaman&nbsp;dapat&nbsp;dipanen.&nbsp;Bersihkan&nbsp;rimpang dengan&nbsp;cara&nbsp;dicuci.&nbsp;Temulawak&nbsp;sudah&nbsp;dapat&nbsp;langsung&nbsp;dijual&nbsp;dalam&nbsp;bentuk&nbsp;rimpang&nbsp;segar&nbsp;(Muhlisah, 1999)</p>



<p><strong>Panen (Pemungutan&nbsp;Hasil)</strong></p>



<p>Produksi&nbsp;utama&nbsp;dari&nbsp;tanaman&nbsp;temulawak&nbsp;adalah&nbsp;rimpang-rimpangnya.&nbsp;Tanaman&nbsp;ini&nbsp;dapat&nbsp;dipanen&nbsp;rimpangnya&nbsp;setelah&nbsp;berumur&nbsp;cukup&nbsp;tua,&nbsp;yaitu&nbsp;antara&nbsp;9-10&nbsp;bulan&nbsp;setelah&nbsp;tanam.&nbsp;Ciri-ciri&nbsp;umum&nbsp;tanaman&nbsp;temulawak&nbsp;siap&nbsp;dipanen&nbsp;adalah daun-daun&nbsp;dan&nbsp;bagian&nbsp;tanaman&nbsp;telah&nbsp;mulai&nbsp;berwarna&nbsp;kuning&nbsp;atau&nbsp;mengering,&nbsp;serta&nbsp;bila&nbsp;membongkar&nbsp;beberapa&nbsp;rumpun&nbsp;contoh&nbsp;telah&nbsp;nampak&nbsp;rimpangnya&nbsp;berukuran&nbsp;besar-besar&nbsp;serta&nbsp;berwarna&nbsp;kuning-kotor.</p>



<p>Cara&nbsp;pemungutan&nbsp;rimpang&nbsp;temulawak relatif&nbsp;gampang&nbsp;dan&nbsp;praktis,&nbsp;yaitu&nbsp;cukup&nbsp;dengan&nbsp;menggali&nbsp;rumpun&nbsp;tanaman bersama&nbsp;akar-akarnya.&nbsp;Pada&nbsp;penanaman&nbsp;yang&nbsp;baik&nbsp;dan&nbsp;dipelihara&nbsp;secara&nbsp;intensif dapat&nbsp;menghasilkan rimpang&nbsp;segar sebanyak&nbsp;10-20&nbsp;ton per hektar&nbsp;(Rukmana,&nbsp;2006)</p>



<p><strong>Jenis-jenis</strong>&nbsp;<strong>Produk</strong>&nbsp;<strong>Olahan</strong>&nbsp;<strong>Temulawak</strong></p>



<p>Temulawak&nbsp;telah&nbsp;dimanfaatkan&nbsp;secara&nbsp;luas&nbsp;oleh&nbsp;masyarakat&nbsp;karena kegunaannya&nbsp;yang&nbsp;beraneka&nbsp;ragam.&nbsp;Di&nbsp;samping&nbsp;sebagai&nbsp;jamu,&nbsp;melihat&nbsp;komposisi dan&nbsp;memilki&nbsp;aroma&nbsp;yang&nbsp;khas,&nbsp;temulawak&nbsp;bisa&nbsp;dimanfaatkan&nbsp;sebagai&nbsp;bahan&nbsp;minuman&nbsp;maupun&nbsp;makanan.</p>



<p>Melalui&nbsp;cara&nbsp;tradisional,&nbsp;temulawak&nbsp;telah&nbsp;diolah&nbsp;menjadi&nbsp;beberapa&nbsp;jenis&nbsp;makanan&nbsp;dan&nbsp;minuman&nbsp;seperti&nbsp;bubur&nbsp;temulawak&nbsp;dan&nbsp;limun temulawak.&nbsp;Olahan&nbsp;tersebut&nbsp;lebih&nbsp;dikenal&nbsp;sebagai&nbsp;makanan&nbsp;dan&nbsp;minuman&nbsp;yang berkhasiat&nbsp;untuk&nbsp;kesehatan,&nbsp;seperti&nbsp;untuk&nbsp;menyembuhkan&nbsp;masuk&nbsp;angin&nbsp;dan&nbsp;memperbaiki&nbsp;pencernaan.</p>



<p>Rimpang&nbsp;temulawak&nbsp;seringkali&nbsp;diproses&nbsp;menjadi&nbsp;bentuk&nbsp;simplisia.&nbsp;Namun,&nbsp;sekarang&nbsp;telah&nbsp;dikembangkan&nbsp;produk-produknya&nbsp;hingga&nbsp;menjadi&nbsp;beraneka&nbsp;ragam. Beberapa&nbsp;di&nbsp;antara&nbsp;hasil&nbsp;olahan&nbsp;temulawak&nbsp;antara&nbsp;lain&nbsp;simplisia&nbsp;rimpang,&nbsp;pati, oleoresin,&nbsp;dan&nbsp;minyak temulawak</p>



<p><strong>1.&nbsp;Simplisia Rimpang</strong></p>



<p>Menurut&nbsp;Muhlisah&nbsp;(1999)&nbsp;selain&nbsp;dijual&nbsp;dalam&nbsp;bentuk&nbsp;segar,&nbsp;temu&nbsp;lawak&nbsp;banyak&nbsp;diperdagangkan&nbsp;berupa&nbsp;simplisia.&nbsp;Berdasarkan&nbsp;Said&nbsp;(2007)&nbsp;simplisia&nbsp;ialah&nbsp;<a href="http://food.detik.com/read/2015/12/23/124318/3103154/1344/benarkan-temulawak-dapat-tingkatkan-nafsu-makan-pada-anak">b</a><a href="http://food.detik.com/read/2015/12/23/124318/3103154/1344/benarkan-temulawak-dapat-tingkatkan-nafsu-makan-pada-anak">a</a><a href="http://food.detik.com/read/2015/12/23/124318/3103154/1344/benarkan-temulawak-dapat-tingkatkan-nafsu-makan-pada-anak">han</a><a href="http://food.detik.com/read/2015/12/23/124318/3103154/1344/benarkan-temulawak-dapat-tingkatkan-nafsu-makan-pada-anak"></a><a href="http://food.detik.com/read/2015/12/23/124318/3103154/1344/benarkan-temulawak-dapat-tingkatkan-nafsu-makan-pada-anak">baku</a><a href="http://food.detik.com/read/2015/12/23/124318/3103154/1344/benarkan-temulawak-dapat-tingkatkan-nafsu-makan-pada-anak"></a><a href="http://food.detik.com/read/2015/12/23/124318/3103154/1344/benarkan-temulawak-dapat-tingkatkan-nafsu-makan-pada-anak">al</a><a href="http://food.detik.com/read/2015/12/23/124318/3103154/1344/benarkan-temulawak-dapat-tingkatkan-nafsu-makan-pada-anak">a</a><a href="http://food.detik.com/read/2015/12/23/124318/3103154/1344/benarkan-temulawak-dapat-tingkatkan-nafsu-makan-pada-anak">m</a><a href="http://food.detik.com/read/2015/12/23/124318/3103154/1344/benarkan-temulawak-dapat-tingkatkan-nafsu-makan-pada-anak">i</a>&nbsp;yang&nbsp;digunakan&nbsp;untuk&nbsp;membuat&nbsp;ramuan&nbsp;obat&nbsp;tradisional&nbsp;yang belum&nbsp;mengalami&nbsp;pengolahan&nbsp;apa&nbsp;pun&nbsp;kecuali&nbsp;proses&nbsp;pengeringan.</p>



<p>Ditinjau&nbsp;dari asalnya,&nbsp;simplisia&nbsp;digolongkan&nbsp;menjadi&nbsp;dua&nbsp;yaitu&nbsp;simplisia&nbsp;nabati&nbsp;serta&nbsp;simplisia hewani.&nbsp;Simplisia&nbsp;hewani&nbsp;berasal&nbsp;dari&nbsp;hewan,&nbsp;baik&nbsp;yang&nbsp;masih&nbsp;utuh,&nbsp;organ-organnya,&nbsp;maupun&nbsp;zat-zat&nbsp;yang&nbsp;dikandungnya&nbsp;yang&nbsp;berfungsi&nbsp;sebagai&nbsp;obat&nbsp;serta belum&nbsp;berupa&nbsp;zat&nbsp;kimia&nbsp;murni.</p>



<p>Simplisia&nbsp;nabati&nbsp;berasal&nbsp;dari&nbsp;tanaman,&nbsp;baik&nbsp;yang&nbsp;masih&nbsp;utuh&nbsp;bagian-bagiannya,&nbsp;maupun&nbsp;zat-zat&nbsp;nabati&nbsp;yang&nbsp;dipisahkan&nbsp;dari tanamannya&nbsp;serta&nbsp;belum&nbsp;berbentuk&nbsp;zat&nbsp;kimia&nbsp;murni.&nbsp;Sumber&nbsp;simplisia&nbsp;nabati sampai saat ini ialah tumbuhan liar&nbsp;dan&nbsp;tanaman&nbsp;budi&nbsp;daya&nbsp;Kita&nbsp;tahu&nbsp;bahwa&nbsp;simplisia&nbsp;temulawak&nbsp;tergolong&nbsp;simplisia&nbsp;nabati.</p>



<p>Cara&nbsp;pembuatan&nbsp;simplisia&nbsp;temulawak&nbsp;relatif&nbsp;mudah,&nbsp;yaitu&nbsp;rimpang&nbsp;&#8211;&nbsp;rimpang&nbsp;temulawak, baik&nbsp;induk&nbsp;dan&nbsp;juga&nbsp;cabang&nbsp;yang&nbsp;tidak&nbsp;digunakan&nbsp;untuk&nbsp;bibit,&nbsp;dicuci&nbsp;bersih,dikupas, dipanaskan,&nbsp;serta&nbsp;&nbsp;diiris&nbsp;secara&nbsp;&nbsp;melintang&nbsp;dengan&nbsp;tebal&nbsp;sekitar&nbsp;0,6&nbsp;cm.&nbsp;Irisan rimpang&nbsp;kemudian&nbsp;dijemur&nbsp;di&nbsp;atas&nbsp;lantai&nbsp;yang&nbsp;beralas,&nbsp;seperti&nbsp;tikar.&nbsp;Penjamuran dengan&nbsp;menggunakan&nbsp;alas&nbsp;ini&nbsp;bertujuan&nbsp;agar&nbsp;irisan&nbsp;temulawak&nbsp;tidak&nbsp;terkena&nbsp;tanah dan&nbsp;memudahan&nbsp;pengangkutannya&nbsp;ke&nbsp;gudang.</p>



<p>Pencucian&nbsp;bertujuan&nbsp;untuk&nbsp;membersihkan&nbsp;dan&nbsp;melepaskan&nbsp;tanah&nbsp;yang&nbsp;melekat&nbsp;pada rimpang.&nbsp;Pemanasan&nbsp;untuk mengurangi&nbsp;waktu&nbsp;pengeringan&nbsp;serta&nbsp;agar&nbsp;memperoleh&nbsp;warna&nbsp;rimpang&nbsp;yang&nbsp;seragam&nbsp;yaitu&nbsp;kuning&nbsp;menyala,&nbsp;dan&nbsp;produk&nbsp;yang keras&nbsp;akibat&nbsp;gelatinisasi&nbsp;pati.&nbsp;Pengirisan&nbsp;untuk&nbsp;mengurangi&nbsp;waktu&nbsp;pengeringan&nbsp;dan&nbsp;mempermudah penggilingan.</p>



<p>Pengeringan&nbsp;merupakan&nbsp;proses&nbsp;yang&nbsp;sangat&nbsp;penting&nbsp;dalam&nbsp;pembuatan simplisia&nbsp;karena&nbsp;di&nbsp;samping&nbsp;bertujuan&nbsp;agar&nbsp;rimpang&nbsp;tidak&nbsp;mengalami&nbsp;pembusukan, proses&nbsp;pengeringan&nbsp;juga&nbsp;merupakan&nbsp;faktor&nbsp;penentu&nbsp;kualitas&nbsp;simplisia.&nbsp;Beberapa cara&nbsp;pengeringan&nbsp;yang&nbsp;diketahui&nbsp;antara&nbsp;lain&nbsp;pengeringan&nbsp;langsung&nbsp;dengan&nbsp;cara dijemur&nbsp;di&nbsp;bawah&nbsp;matahari,&nbsp;pengeringan&nbsp;yang&nbsp;menggunakan&nbsp;alat&nbsp;pengering&nbsp;buatan, serta&nbsp;pengeringan dengan&nbsp;menggunakan&nbsp;kamar&nbsp;pengering&nbsp;yang dialiri udara&nbsp;panas.</p>



<p>Pengeringan&nbsp;langsung&nbsp;merupakan&nbsp;proses&nbsp;yang&nbsp;murah&nbsp;karena&nbsp;menggunakan&nbsp;sinar&nbsp;matahari&nbsp;dan&nbsp;tidak&nbsp;membutuhkan&nbsp;bahan&nbsp;bakar.&nbsp;Hanya&nbsp;saja,&nbsp;pengeringan semacam&nbsp;ini&nbsp;rawan&nbsp;terkontaminasi&nbsp;oleh&nbsp;debu,&nbsp;burung,&nbsp;serangga,&nbsp;maupun&nbsp;tikus.&nbsp;Di samping&nbsp;itu,&nbsp;jika&nbsp;cuaca&nbsp;tidak&nbsp;menentu&nbsp;kualitasnya&nbsp;akan&nbsp;jelek,&nbsp;Jika&nbsp;cuaca&nbsp;cerah, pengeringan&nbsp;langsung&nbsp;memerlukan&nbsp;waktu&nbsp;5-6&nbsp;hari.&nbsp;Pengeringan&nbsp;dengan&nbsp;alat pengering&nbsp;dilakukan&nbsp;selama&nbsp;sekitar&nbsp;7&nbsp;jam&nbsp;dengan&nbsp;suhu&nbsp;50-55oC.&nbsp;Umumnya,&nbsp;hasil pengeringan&nbsp;yang&nbsp;diperoleh&nbsp;ialah&nbsp;5:&nbsp;1,&nbsp;yakni&nbsp;5&nbsp;kg&nbsp;temulawak&nbsp;basah&nbsp;jika&nbsp;dikeringkan akan menyusut&nbsp;menjadi 1 kg.</p>



<p><strong>2.</strong>&nbsp;<strong>Pati</strong>&nbsp;<strong>Temulawak</strong></p>



<p>Pati&nbsp;temulawak&nbsp;dikenal&nbsp;mudah&nbsp;dicerna&nbsp;sehingga&nbsp;sangat&nbsp;baik&nbsp;untuk&nbsp;orang&nbsp;yang&nbsp;baru&nbsp;sembuh&nbsp;dari&nbsp;sakit.&nbsp;Tepung&nbsp;pati&nbsp;temulawak&nbsp;dapat&nbsp;dibuat&nbsp;menjadi&nbsp;berbagai jenis&nbsp;kue&nbsp;yang&nbsp;punya&nbsp;rasa&nbsp;khas&nbsp;dan&nbsp;mempunyai&nbsp;khasiat&nbsp;yang&nbsp;baik&nbsp;untuk&nbsp;kesehatan.&nbsp;Teknik isolasi&nbsp;temulawak&nbsp;secara umum&nbsp;hampir&nbsp;sama&nbsp;dengan isolasi&nbsp;pati&nbsp;dari sumber lainnya.</p>



<p>Pembuatannya&nbsp;secara&nbsp;tradisional&nbsp;dengan&nbsp;menghancurkan&nbsp;rimpang temulawak,&nbsp;kemudian&nbsp;mengekstraksi&nbsp;patinya&nbsp;dan&nbsp;menambahkan&nbsp;air,&nbsp;memeras, kemudian&nbsp;menyaringnya.&nbsp;Endapan&nbsp;pati&nbsp;dikeringkan,&nbsp;dihaluskan,&nbsp;dan&nbsp;diayak.&nbsp;Dengan cara&nbsp;ekstraksi&nbsp;tersebut,&nbsp;diperoleh&nbsp;pati&nbsp;berwarna&nbsp;kuning&nbsp;jingga&nbsp;dengan&nbsp;aroma&nbsp;khas temulawak.</p>



<p>Perlakuan&nbsp;refluk&nbsp;atau&nbsp;pengulangan&nbsp;ekstraksi&nbsp;dengan&nbsp;etanol&nbsp;dapat&nbsp;memisahkan&nbsp;kurkumin&nbsp;sehingga&nbsp;pati&nbsp;yang dihasilkan akan lebih putih.</p>



<p>Dalam&nbsp;mengekstrak&nbsp;bahan&nbsp;aktif&nbsp;temulawak,&nbsp;secara&nbsp;umum&nbsp;dikenal&nbsp;beberapa&nbsp;metode&nbsp;yang&nbsp;bisa&nbsp;diterapkan.</p>



<p>a.&nbsp;Maserasi</p>



<p>Maserasi&nbsp;ialah&nbsp;merendam&nbsp;bahan&nbsp;di&nbsp;dalam&nbsp;pelarut.&nbsp;Cara&nbsp;ini&nbsp;sangat&nbsp;sederhana,&nbsp;tetapi&nbsp;membutuhkan&nbsp;waktu&nbsp;sangat&nbsp;lama.&nbsp;Proses&nbsp;ekstraksi&nbsp;dengan&nbsp;cara&nbsp;ini&nbsp;hasilnya&nbsp;kurang sempurna.</p>



<p>b.&nbsp;Digesti</p>



<p>Digesti&nbsp;ialah&nbsp;ekstraksi&nbsp;dengan&nbsp;tenik&nbsp;maserasi&nbsp;yang&nbsp;dikombinasikan&nbsp;dengan&nbsp;proses pemanasan.&nbsp;Metode ini tidak cocok untuk&nbsp;bahan&nbsp;aktif&nbsp;yang tidak&nbsp;tahan&nbsp;panas.</p>



<p>c.&nbsp;Perkolasi</p>



<p>Perkolasi&nbsp;ialah&nbsp;metode&nbsp;ekstraksi&nbsp;yang&nbsp;menggunakan&nbsp;cara&nbsp;mengalirkan&nbsp;pelarut&nbsp;melalui&nbsp;serbuk&nbsp;simplisia.&nbsp;Metode&nbsp;ini membutuhkan&nbsp;waktu&nbsp;yang sangat&nbsp;lama.</p>



<p>d.&nbsp;Sokletasi</p>



<p>Sokletasi&nbsp;ialah&nbsp;cara&nbsp;ekstraksi&nbsp;yang&nbsp;digunakan&nbsp;di&nbsp;laboratorium.&nbsp;Cara&nbsp;ini&nbsp;juga&nbsp;tidak&nbsp;cocok untuk&nbsp;bahan&nbsp;aktif&nbsp;yang tidak tahan panas.</p>



<p>e.&nbsp;Maserasi&nbsp;dengan&nbsp;Pengadukan</p>



<p>Cara&nbsp;ini&nbsp;merupakan&nbsp;cara&nbsp;yang&nbsp;paling&nbsp;representatif&nbsp;dari&nbsp;cara-cara&nbsp;di&nbsp;atas.&nbsp;Ekstraksi&nbsp;dengan cara ini&nbsp;dapat mempercepat&nbsp;waktu&nbsp;yang dibutuhkan&nbsp;menjadi&nbsp;6-24&nbsp;jam.</p>



<p><strong>3.</strong>&nbsp;<strong>Minyak</strong>&nbsp;<strong>Temulawak</strong></p>



<p>Minyak&nbsp;temulawak&nbsp;merupakan&nbsp;minyak&nbsp;atsiri&nbsp;yang&nbsp;dihasilkan&nbsp;dari&nbsp;rimpang temulawak.&nbsp;Minyak&nbsp;atsiri&nbsp;terdapat&nbsp;dalam&nbsp;kelenjar&nbsp;minyak&nbsp;atau&nbsp;ruang&nbsp;antar&nbsp;sel&nbsp;di dalam&nbsp;jaringan&nbsp;tanaman.&nbsp;Rimpang&nbsp;temulawak&nbsp;mempunyai&nbsp;kadar&nbsp;minyak&nbsp;atsiri antara&nbsp;4,6%-11%&nbsp;,&nbsp;mempunyai&nbsp;rasa&nbsp;yang&nbsp;tajam&nbsp;dan&nbsp;bau&nbsp;khas&nbsp;aromatik.</p>



<p>Banyaknya kandungan&nbsp;minyak&nbsp;atsiri&nbsp;temulawak&nbsp;tergantung&nbsp;pada&nbsp;umur&nbsp;rimpangnya.&nbsp;Kandungan tertinggi dicapai&nbsp;pada&nbsp;saat pemanenan rimpang&nbsp;berumur 12 bulan.</p>



<p>Minyak&nbsp;atsiri&nbsp;temulawak&nbsp;dapat&nbsp;diperoleh&nbsp;dengan&nbsp;penyulingan&nbsp;uap&nbsp;terhadap irisan-irisan&nbsp;temulawak.&nbsp;Minyak&nbsp;atsiri&nbsp;akan&nbsp;terbawa&nbsp;bersama-sama&nbsp;dengan&nbsp;uap&nbsp;dan&nbsp;diembunkan&nbsp;kembali,&nbsp;kemudin&nbsp;dipisahkan&nbsp;dari&nbsp;air&nbsp;untuk&nbsp;memperoleh&nbsp;minyak&nbsp;atsirinya.</p>



<p>Untuk&nbsp;memperoleh&nbsp;minyak&nbsp;atsiri&nbsp;secara&nbsp;maksimal,&nbsp;sebaiknya,&nbsp;bahan dirajang&nbsp;atau&nbsp;diiris-iris&nbsp;terlebih&nbsp;dahulu&nbsp;sebelum&nbsp;disuling&nbsp;sehingga&nbsp;kelenjar&nbsp;minyak dapat&nbsp;terbuka&nbsp;sebanyak&nbsp;mungkin.&nbsp;Jika&nbsp;tidak&nbsp;dilakukan&nbsp;perajangan,&nbsp;hasilnya&nbsp;kurang&nbsp;maksimal&nbsp;karena&nbsp;minyak&nbsp;yang&nbsp;keluar&nbsp;selama&nbsp;proses&nbsp;penyulingan&nbsp;hanya&nbsp;disebabkan oleh&nbsp;kekuatan&nbsp;difusi&nbsp;air&nbsp;(hidrodifusi).</p>



<p>Tujuan&nbsp;perajangan&nbsp;adalah&nbsp;memudahkan penguapan&nbsp;minyak&nbsp;atsiri&nbsp;dari&nbsp;bahan.&nbsp;Karena&nbsp;perajangan&nbsp;memudahkan&nbsp;penguapan, untuk&nbsp;mengurangi&nbsp;penguapan&nbsp;minyak&nbsp;atsirinya,&nbsp;bahan&nbsp;yang&nbsp;telah&nbsp;dirajang&nbsp;harus sesegera&nbsp;mungkin&nbsp;disuling.&nbsp;</p>



<p>Rendemen&nbsp;minyak&nbsp;temulawak&nbsp;selain&nbsp;dipengaruhi&nbsp;oleh&nbsp;perajangan&nbsp;juga dipengaruhi&nbsp;oleh&nbsp;ketebalan&nbsp;temulawak&nbsp;dan&nbsp;waktu&nbsp;penyulingan.&nbsp;Semakin&nbsp;lama&nbsp;waktu penyulinagn,&nbsp;semakin&nbsp;tinggi&nbsp;pula&nbsp;rendemen&nbsp;minyak&nbsp;temulawak.&nbsp;Sementara&nbsp;itu, bahan&nbsp;yang&nbsp;semakin&nbsp;tebal&nbsp;mengakibatkan&nbsp;penurunan&nbsp;rendemen minyak&nbsp;temulawak.</p>



<p>4.&nbsp;<strong>Oleoresin</strong></p>



<p>Oleoresin&nbsp;temulawak&nbsp;ialah&nbsp;sari&nbsp;temulawak&nbsp;yang&nbsp;mengandung&nbsp;komponen-komponen&nbsp;temulawak,&nbsp;baik&nbsp;yang&nbsp;menguap&nbsp;(minyak&nbsp;atsiri)&nbsp;maupun&nbsp;yang&nbsp;tidak&nbsp;menguap&nbsp;(seperti&nbsp;resin&nbsp;dan&nbsp;pigmen).&nbsp;Oleoresin&nbsp;dapat&nbsp;digunakan&nbsp;untk&nbsp;industri&nbsp;makanan&nbsp;dan&nbsp;minuman.</p>



<p>Oleoresin&nbsp;lebih&nbsp;disukai&nbsp;oleh&nbsp;pabrik&nbsp;industri&nbsp;bila dibandingkan dengan bahan&nbsp;asalnya,&nbsp;sebab oleoresin&nbsp;lebih&nbsp;higienis,&nbsp;memiliki&nbsp;aroma&nbsp;yang&nbsp;tajam,&nbsp;serta&nbsp;dapat disimpan untuk jangka&nbsp;waku&nbsp;lama.&nbsp;Oleoresin&nbsp;temulawak&nbsp;bisa&nbsp;diperoleh&nbsp;dengan&nbsp;cara&nbsp;mengekstrak&nbsp;temulawak&nbsp;dengan&nbsp;bahan-bahan&nbsp;pelarut&nbsp;organik.</p>



<p>Jenis-jenis&nbsp;pelarut&nbsp;yang&nbsp;dapat&nbsp;dipakai&nbsp;adalah alkohol,&nbsp;heksan,&nbsp;etil&nbsp;asetat,&nbsp;etil&nbsp;alkohol,&nbsp;isopropil,&nbsp;alkohol,&nbsp;aseton,&nbsp;gliserol,&nbsp;dan&nbsp;gliseril.&nbsp;Di&nbsp;antara&nbsp;bahan-bahan&nbsp;tersebut&nbsp;alkohol&nbsp;banyak&nbsp;dipakai&nbsp;karena&nbsp;relatif&nbsp;aman untuk&nbsp;makanan,&nbsp;sifat&nbsp;polarnya&nbsp;banyak&nbsp;membantu&nbsp;dalam&nbsp;mendapatkan&nbsp;emulsi oleoresin&nbsp;yang&nbsp;baik, dan&nbsp;mempermudah kelarutannya dalam&nbsp;air.&nbsp;</p>



<p>Ekstraksi&nbsp;untuk&nbsp;mendapatkan&nbsp;oleoresin&nbsp;biasanya&nbsp;dilakukan&nbsp;dengan&nbsp;cara perkolasi&nbsp;pada&nbsp;suhu&nbsp;kamar&nbsp;atau&nbsp;panas.&nbsp;Pelarutnya&nbsp;diuapkan&nbsp;dengan&nbsp;bantuan pompa&nbsp;vakum&nbsp;pada&nbsp;suhu&nbsp;sekitar&nbsp;50oC.&nbsp;Disebabkan&nbsp;kandungan&nbsp;kurkuminoidnya, oleoresin temulawak&nbsp;berwarna&nbsp;merah&nbsp;tua atau merah jingga.</p>



<p><strong>Kandungan</strong>&nbsp;<strong>Temulawak</strong></p>



<p>Khasiat&nbsp;temulawak&nbsp;dalam&nbsp;dunia&nbsp;kedokteran modern&nbsp;terutama&nbsp;disebabkan&nbsp;dua kelompok&nbsp;kandungan&nbsp;kimia&nbsp;utamanya,&nbsp;yaitu&nbsp;senyawa&nbsp;berwarna&nbsp;kuning&nbsp;golongan kurkuminoid&nbsp;dan&nbsp;minyak&nbsp;atsiri.</p>



<p>Menurut&nbsp;Handayani&nbsp;dan&nbsp;Suharmiati&nbsp;(2011)&nbsp;Kurkuminoid&nbsp;di&nbsp;dalam&nbsp;temulawak&nbsp;terdiri&nbsp;atas&nbsp;dua&nbsp;jenis&nbsp;senyawa,&nbsp;yaitu&nbsp;kurkumin&nbsp;dan&nbsp;desmetoksikurkumin.&nbsp;Khasiatnya untuk&nbsp;menetralkan&nbsp;racun,&nbsp;meningkatkan&nbsp;sekresi&nbsp;empedu,&nbsp;antibakteri,&nbsp;mencegah terjadinya&nbsp;perlemakan&nbsp;dalam&nbsp;sel-sel&nbsp;hati&nbsp;dan&nbsp;sebagai&nbsp;antioksidan&nbsp;penangkal senyawa-senyawa radikal&nbsp;berbahaya.</p>



<p>Di&nbsp;dalam&nbsp;temulawak&nbsp;terdapat&nbsp;Minyak&nbsp;atsiri&nbsp;yang&nbsp;terdiri&nbsp;atas&nbsp;32&nbsp;komponen&nbsp;yang&nbsp;secara&nbsp;umum&nbsp;bersifat&nbsp;meningkatkan&nbsp;produksi&nbsp;getah&nbsp;empedu&nbsp;dan&nbsp;mampu&nbsp;menekan&nbsp;pembengkakan&nbsp;jaringan.</p>



<p>Salah&nbsp;satu&nbsp;komponennya&nbsp;yang&nbsp;disebut&nbsp;xanthorrizol&nbsp;mampu&nbsp;sebagai&nbsp;antibakteri,&nbsp;mencegah&nbsp;rusaknya&nbsp;email&nbsp;gigi&nbsp;dan&nbsp;plak, serta&nbsp;membantu&nbsp;mengobati&nbsp;kanker&nbsp;payudara,&nbsp;paru-paru,&nbsp;dan&nbsp;ovarium&nbsp;(Handayani dan Suharmiati,&nbsp;2011)</p>



<p>Paduan&nbsp;antara&nbsp;zat&nbsp;warna&nbsp;kuning&nbsp;kurkuminoid&nbsp;dan&nbsp;minyak&nbsp;atsiri&nbsp;memiliki kemampuan&nbsp;mempercepat&nbsp;regenerasi&nbsp;sel-sel&nbsp;hati&nbsp;yang&nbsp;mengalami&nbsp;kerusakan&nbsp;akibat racun&nbsp;kimia.&nbsp;Sejalan&nbsp;dengan&nbsp;perkembangan&nbsp;ilmu&nbsp;pengetahuan&nbsp;dan&nbsp;teknologi,&nbsp;orang&nbsp;mudah&nbsp;memisahkan&nbsp;kurkuminoid&nbsp;dan&nbsp;minyak&nbsp;atsiri,&nbsp;kemudian&nbsp;dibuat&nbsp;sediaan&nbsp;dalam bentuk kapsul&nbsp;yang praktis&nbsp;digunakan.</p>



<p>Di&nbsp;dalam&nbsp;temulawak&nbsp;juga&nbsp;terkandung&nbsp;bahan&nbsp;aktif&nbsp;felandren,&nbsp;kamfer,tumerol,&nbsp;tolilmetikarbinol,&nbsp;xanthorizzol, kurkumin, pati&nbsp;dan&nbsp;resin (Aliadi&nbsp;et&nbsp;al,&nbsp;1996).</p>



<p>Bagian&nbsp;dari&nbsp;temulawak&nbsp;yang&nbsp;banyak&nbsp;digunakan&nbsp;adalah&nbsp;bentuk&nbsp;rimpangnya. Berdasarkan&nbsp;Info&nbsp;POM&nbsp;dari&nbsp;BPOM&nbsp;RI&nbsp;(2005)&nbsp;bentuk&nbsp;rimpang&nbsp;ini&nbsp;dapat&nbsp;digunakan dalam&nbsp;bentuk&nbsp;rimpang&nbsp;segar,&nbsp;rimpang&nbsp;kering,&nbsp;atau&nbsp;rimpang&nbsp;yang&nbsp;telah&nbsp;diserbukkan.</p>



<p>Rimpang&nbsp;ini&nbsp;dapat&nbsp;juga&nbsp;diolah&nbsp;dulu&nbsp;menjadi&nbsp;bentuk&nbsp;sediaan&nbsp;galenik&nbsp;seperti&nbsp;ekstrak, dekok,&nbsp;infus,&nbsp;tingtur,&nbsp;bentuk&nbsp;teh,&nbsp;dan&nbsp;juga&nbsp;bentuk&nbsp;sediaah&nbsp;farmasi&nbsp;yang&nbsp;telah&nbsp;siap saji seperti&nbsp;serbuk&nbsp;effervescent, kaplet, kapsul atau&nbsp;kapsul lunak, dan&nbsp;tablet.&nbsp;</p>



<p>Rimpang temulawak&nbsp;mengandung&nbsp;kurkuminoid,&nbsp;minyak lemak,&nbsp;mineral,&nbsp;serta&nbsp;minyak&nbsp;atsiri.&nbsp;Tepung&nbsp;merupakan&nbsp;kandungan&nbsp;utama,&nbsp;jumlahnya&nbsp;bervariasi&nbsp;antara&nbsp;48-54&nbsp;% tergantung&nbsp;dari&nbsp;ketinggian&nbsp;tempat&nbsp;tumbuhnya.</p>



<p>Selain&nbsp;tepung,&nbsp;temulawak&nbsp;juga&nbsp;mengandung&nbsp;zat&nbsp;gizi&nbsp;seperti&nbsp;karbohidrat,&nbsp;lemak,&nbsp;protein,&nbsp;serat&nbsp;kasar,&nbsp;dan&nbsp;beberapa&nbsp;mineral&nbsp;seperti&nbsp;kalium,&nbsp;magnesium,&nbsp;natrium,<a href="https://vitabumin.co.id/category/tumbuh-kembang-anak" target="_blank" rel="noreferrer noopener"></a>zat besi,&nbsp;kadmium,&nbsp;dan&nbsp;mangan.&nbsp;Fraksi kurkuminoid terdiri dari kurkumin,&nbsp;desmetoksi&nbsp;kurkumin,&nbsp;dan&nbsp;bisdesmetoksikurkumin.</p>



<p>Kurkumin&nbsp;merupakan&nbsp;bahan&nbsp;aktif<a href="https://vitabumin.co.id/category/anak-susah-makan" target="_blank" rel="noreferrer noopener">&nbsp;</a>yang&nbsp;utama&nbsp;yang&nbsp;sudah&nbsp;banyak&nbsp;diteliti.&nbsp;Minyak atsirinya&nbsp;memiliki&nbsp;komponen&nbsp;antara&nbsp;lain&nbsp;xanthorrhizol,&nbsp;B-kurkumin,&nbsp;arkurkumin, kamfor, dan germakrene</p>



<p><br><strong>Manfaat</strong>&nbsp;<strong>Temulawak</strong>&nbsp;<strong>bagi</strong>&nbsp;<strong>Kesehatan</strong></p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" src="https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2022/01/image-6.jpeg" alt="" class="wp-image-101"/></figure>



<p>Menurut&nbsp;Nilawati&nbsp;(2008)&nbsp;temulawak&nbsp;berfungsi&nbsp;sebagai&nbsp;pelindung&nbsp;sel-sel&nbsp;hati.&nbsp;Selain&nbsp;itu&nbsp;juga&nbsp;berfungsi&nbsp;sebagai&nbsp;kolagoukum&nbsp;atau&nbsp;memudahkan&nbsp;pengeluaran&nbsp;cairan empedu&nbsp;untuk&nbsp;pencernaan&nbsp;lemak.&nbsp;Kurkumin&nbsp;dalam&nbsp;temulawak&nbsp;mampu&nbsp;mengikat radikal&nbsp;bebas&nbsp;jenis&nbsp;peroksida&nbsp;lemak.</p>



<p>Kurkumin&nbsp;dalam&nbsp;temulawak&nbsp;juga&nbsp;berfungsi sebagai&nbsp;agen&nbsp;dalam&nbsp;membantu&nbsp;menurunkan&nbsp;kadar&nbsp;kolesterol&nbsp;jahat&nbsp;(low&nbsp;density&nbsp;lipoprotein/LDL)&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;dan&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;justru&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;meningkatkan&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;kolesterol&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;baik&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;(high&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;density&nbsp;lipoprotein/HDL)&nbsp;yakni&nbsp;dengan&nbsp;melancarkan&nbsp;cairan empedu ke dalam hati.</p>



<p>Cairan&nbsp;empedu&nbsp;yang&nbsp;diproduksi&nbsp;di&nbsp;dalam&nbsp;hati&nbsp;berfungsi&nbsp;untuk&nbsp;menunjang&nbsp;proses&nbsp;penyerapan&nbsp;pencernaan.&nbsp;Cairan&nbsp;ini&nbsp;mengandung&nbsp;garam,air,&nbsp;empedu, bilirubin,&nbsp;kolesterol,&nbsp;dan&nbsp;lemak.&nbsp;Bila&nbsp;produksi&nbsp;dan&nbsp;pengeluarannya&nbsp;lancar&nbsp;maka pengeluaran&nbsp;cairan&nbsp;empedu&nbsp;melalui&nbsp;feses&nbsp;juga&nbsp;akan&nbsp;berjalan&nbsp;lancar.</p>



<p>Artinya, pengeluaran&nbsp;kolesterol dan lemak juga&nbsp;semakin lancar.&nbsp;&nbsp;Berdasarkan&nbsp;Badan&nbsp;POM,&nbsp;temulawak&nbsp;memiliki&nbsp;sifat&nbsp;zat-zat&nbsp;aktif&nbsp;yang&nbsp;sampai&nbsp;sekarang&nbsp;telah&nbsp;diketahui&nbsp;tujuh&nbsp;manfaatnya&nbsp;antara&nbsp;lain,&nbsp;memelihara&nbsp;kesehatan&nbsp;fungsi hati,&nbsp;menurunkan&nbsp;lemak&nbsp;darah,&nbsp;pereda&nbsp;nyeri&nbsp;sendi&nbsp;dan&nbsp;tulang,&nbsp;memperbaiki&nbsp;fungsi pencernaan,&nbsp;memperbaiki&nbsp;nafsu&nbsp;makan,&nbsp;dan&nbsp;sebagai&nbsp;antioksidan&nbsp;yang&nbsp;dapat&nbsp;membantu memelihara&nbsp;kesehatan,&nbsp;serta menghambat&nbsp;penggumpalan&nbsp;darah.</p>



<p><strong>1.</strong>&nbsp;<strong>Memperbaiki</strong>&nbsp;<strong>nafsu</strong>&nbsp;<strong>makan</strong></p>



<p>Cara kerja</p>



<p>Masyarakat&nbsp;Indonesia&nbsp;secara&nbsp;turun&nbsp;temurun&nbsp;menggunakan&nbsp;temulawak&nbsp;untuk&nbsp;memperbaiki&nbsp;nafsu&nbsp;makan.&nbsp;Secara&nbsp;praklinik&nbsp;dan&nbsp;klinik&nbsp;telah&nbsp;ditemukan&nbsp;bahwa rimpang&nbsp;temulawak&nbsp;dapat memperbaiki&nbsp;nafsu&nbsp;makan</p>



<p><strong>2.</strong>&nbsp;<strong>Memperbaiki</strong>&nbsp;<strong>fungsi</strong>&nbsp;<strong>pencernaan</strong></p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;Secara&nbsp;praklinik&nbsp;,&nbsp;diketahui&nbsp;bahwa&nbsp;serbuk&nbsp;rimpang&nbsp;temulawak&nbsp;dapat&nbsp;menaikkan&nbsp;aktivitas&nbsp;musin&nbsp;dalam&nbsp;cairan&nbsp;lambung.&nbsp;Di&nbsp;samping&nbsp;itu&nbsp;kontraksi&nbsp;usus&nbsp;halus&nbsp;dapat diturunkan&nbsp;dengan&nbsp;rebusan temulawak.</p>



<p><strong>3.</strong>&nbsp;<strong>Memelihara</strong>&nbsp;<strong>kesehatan</strong>&nbsp;<strong>fungsi</strong>&nbsp;<strong>hati</strong><strong>&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;Pada&nbsp;dasarnya&nbsp;aktivitas&nbsp;temulawak&nbsp;pada&nbsp;hati&nbsp;berkaitan&nbsp;erat&nbsp;dengan&nbsp;aktivitas&nbsp;kolagoga&nbsp;yang&nbsp;berpengaruh&nbsp;pada&nbsp;hati,&nbsp;yaitu&nbsp;merangsang&nbsp;pengosongan&nbsp;kandung empedu&nbsp;dan&nbsp;meningkatkan&nbsp;produksi&nbsp;empedu&nbsp;dalam&nbsp;hati.</strong><strong><br>Di&nbsp;samping&nbsp;itu&nbsp;temulawak dapat&nbsp;mengurangi&nbsp;aktivitas&nbsp;enzim&nbsp;glutamat&nbsp;oksalaasetat&nbsp;transaminase&nbsp;(GOT)&nbsp;dan&nbsp;mengurangi&nbsp;aktivitas&nbsp;enzim&nbsp;aktivitas&nbsp;enzim&nbsp;glutamat&nbsp;piruvat&nbsp;transaminase&nbsp;(GPT), baik&nbsp;praklinik&nbsp;in&nbsp;vitro&nbsp;serta&nbsp;in&nbsp;vivo,&nbsp;maupun&nbsp;juga&nbsp;secara&nbsp;klinik.&nbsp;Kurkuminoid&nbsp;yang terkandung&nbsp;dalam&nbsp;temulawak&nbsp;bekerja&nbsp;melindungi hati.</strong></p>



<p><strong>4.</strong>&nbsp;<strong>Mengurangi</strong>&nbsp;<strong>nyeri</strong>&nbsp;<strong>dan</strong>&nbsp;<strong>radang</strong>&nbsp;<strong>sendi</strong></p>



<p>Kurkumin&nbsp;yang&nbsp;terkandung&nbsp;dalam&nbsp;temulawak&nbsp;mempunyai&nbsp;aktivitas&nbsp;anti radang&nbsp;yang&nbsp;memiliki&nbsp;kesetaraan&nbsp;dengan&nbsp;100&nbsp;mg&nbsp;fenilbutazon&nbsp;yang&nbsp;dapat&nbsp;berguna&nbsp;mengurangi&nbsp;nyeri&nbsp;serta&nbsp;radang&nbsp;sendi.</p>



<p><br>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;Aktivitas&nbsp;ini&nbsp;dihasilkan&nbsp;melalui&nbsp;penghambatan&nbsp;migrasi&nbsp;sel-sel&nbsp;leukosit&nbsp;ke&nbsp;daerah&nbsp;radang,&nbsp;ataupun&nbsp;melalui&nbsp;penghambatan pembentukan&nbsp;serta&nbsp;transportasi&nbsp;mediator&nbsp;radang&nbsp;yaitu&nbsp;prostaglandin.&nbsp;Setelah&nbsp;uji klinis&nbsp;yang&nbsp;diberikan&nbsp;kepada&nbsp;penderita&nbsp;radang&nbsp;sendi,&nbsp;pada&nbsp;akhirnya&nbsp;menghasilkan perbaikan&nbsp;setelah&nbsp;diberikan&nbsp;kurkumin&nbsp;dengan dosis&nbsp;tertentu</p>



<p><br><strong>5.</strong>&nbsp;<strong>Menurunkan</strong>&nbsp;<strong>lemak</strong>&nbsp;<strong>darah</strong></p>



<p>Hasil&nbsp;uji&nbsp;praklinik&nbsp;serta&nbsp;klinik&nbsp;menunjukkan&nbsp;bahwa&nbsp;ekstrak&nbsp;temulawak&nbsp;ataupun komponen&nbsp;isolatnya&nbsp;dapat&nbsp;mengurangi&nbsp;kadar&nbsp;trigliserida,&nbsp;kolesterol&nbsp;total&nbsp;dan&nbsp;dapat&nbsp;meningkatkan&nbsp;kadar&nbsp;HDL&nbsp;kolesterol.&nbsp;Komponen&nbsp;yang&nbsp;diduga&nbsp;berperan&nbsp;dalam&nbsp;menurunkan&nbsp;lemak&nbsp;darah&nbsp;adalah kurkuminoid.</p>



<p><strong>6.</strong>&nbsp;<strong>A</strong><strong>ntioksidan,</strong>&nbsp;<strong>membantu</strong>&nbsp;<strong>memelihara</strong>&nbsp;<strong>kesehatan</strong></p>



<p>Kurkumin&nbsp;bekerja&nbsp;sebagai&nbsp;antioksidan&nbsp;karena&nbsp;mampu&nbsp;menangkap&nbsp;radikal bebas oksigen&nbsp;seperti anion, superoksida, dan radikal&nbsp;hidroksil.</p>



<p><strong>7.</strong>&nbsp;<strong>Membantu</strong>&nbsp;<strong>menghambat</strong>&nbsp;<strong>penggumpalan</strong>&nbsp;<strong>darah</strong></p>



<p>Kurkumin&nbsp;yang&nbsp;terkandung&nbsp;dalam&nbsp;temulawak&nbsp;dapat&nbsp;membantu&nbsp;menghambat penggumpalan&nbsp;darah&nbsp;dengan&nbsp;cara&nbsp;menghambat&nbsp;pembentukan&nbsp;tromboksan&nbsp;B2,&nbsp;yaitu&nbsp;zat&nbsp;yang&nbsp;berperan dalam&nbsp;proses penggumpalan&nbsp;darah</p>



<p>Melihat&nbsp;banyaknya&nbsp;manfaat&nbsp;temulawak&nbsp;bagi&nbsp;kesehatan,&nbsp;banyak&nbsp;industri&nbsp;jamu dan&nbsp;pabrik&nbsp;farmasi&nbsp;yang&nbsp;memproduksinya&nbsp;dalam&nbsp;bentuk&nbsp;produk siap konsumsi.</p>



<p>Hasil olahan&nbsp;temulawak&nbsp;dapat&nbsp;berupa&nbsp;pati&nbsp;(industri&nbsp;makanan),&nbsp;rimpang&nbsp;(industri&nbsp;obat nasional),&nbsp;oleoresin&nbsp;(industri&nbsp;makanan),&nbsp;zat&nbsp;warna&nbsp;(industri&nbsp;makanan,&nbsp;tekstil, kosmetik,&nbsp;farmasi),&nbsp;kurkuminoid,&nbsp;minyak&nbsp;atsiri&nbsp;(industri&nbsp;farmasi&nbsp;dan&nbsp;makanan),&nbsp;serta simplisia berbagai jenis&nbsp;minuman.</p>



<p><strong>Petunjuk</strong>&nbsp;<strong>Penggunaan</strong>&nbsp;<strong>Temulawak</strong>&nbsp;<strong>untuk</strong>&nbsp;<strong>Anak-anak</strong></p>



<p>Temulawak&nbsp;juga&nbsp;berfungsi&nbsp;untuk&nbsp;membantu&nbsp;<a href="https://vitabumin.co.id/">memper</a><a href="https://vitabumin.co.id/">b</a><a href="https://vitabumin.co.id/">aiki</a><a href="https://vitabumin.co.id/"></a><a href="https://vitabumin.co.id/">n</a><a href="https://vitabumin.co.id/">a</a><a href="https://vitabumin.co.id/">f</a><a href="https://vitabumin.co.id/">s</a><a href="https://vitabumin.co.id/">u</a><a href="https://vitabumin.co.id/"></a><a href="https://vitabumin.co.id/">ma</a><a href="https://vitabumin.co.id/">k</a><a href="https://vitabumin.co.id/">an</a><a href="https://vitabumin.co.id/">&nbsp;anak-anak</a>&nbsp;dengan&nbsp;dibuat menjadi&nbsp;sari temulawak.&nbsp;Cara&nbsp;pembuatannya sebagai&nbsp;berikut:</p>



<p>1.&nbsp;Cuci&nbsp;bersih 30 gram&nbsp;rimpang&nbsp;temulawak.</p>



<p>2.&nbsp;Parut&nbsp;temulawak&nbsp;lalu&nbsp;peras&nbsp;airnya.</p>



<p>3.&nbsp;Tambahkan air&nbsp;perasan&nbsp;dengan&nbsp;dengan&nbsp;air&nbsp;dan gula aren&nbsp;secukupnya.</p>



<p>4.&nbsp;Saring, lalu&nbsp;minum 3&nbsp;kali sehari&nbsp;dengan&nbsp;dosis&nbsp;yang&nbsp;sama&nbsp;(Hariana,&nbsp;2006).</p>



<p><br>Efek&nbsp;Samping,&nbsp;Kontra&nbsp;Indikasi,&nbsp;Interaksi,&nbsp;dan&nbsp;Perhatian&nbsp;dalam&nbsp;Penggunaan&nbsp;Temulawak&nbsp;ada&nbsp;Info&nbsp;POM&nbsp;dari&nbsp;BPOM&nbsp;RI&nbsp;(2005)&nbsp;dalam&nbsp;upaya&nbsp;mensosialisasikan Gerakan &nbsp;Nasional&nbsp;&nbsp;&nbsp; Minum&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;Temulawak.</p>



<p>Selain&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; menginformasikan&nbsp;&nbsp;&nbsp; tentang kegunaannya,&nbsp;diperlukan&nbsp;pula&nbsp;penyampaian&nbsp;informasi&nbsp;mengenai&nbsp;efek&nbsp;samping, kontra&nbsp;indikasi,&nbsp;interaksi,&nbsp;dan&nbsp;hal-hal&nbsp;yang&nbsp;perlu&nbsp;diperhatikan&nbsp;dalam&nbsp;penggunaan temulawak,&nbsp;agar manfaat penggunaannya menjadi&nbsp;optimal.&nbsp;Berikut&nbsp;selengkapnya :</p>



<p><strong>1.</strong>&nbsp;<strong>Efek</strong>&nbsp;<strong>y</strong><strong>ang</strong>&nbsp;<strong>tidak</strong>&nbsp;<strong>diinginkan</strong></p>



<p>Belum&nbsp;pernah&nbsp;dilaporkan&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; risiko&nbsp;pada&nbsp;kesehatan&nbsp;dan&nbsp;efek&nbsp;samping&nbsp;seusai&nbsp;penggunaan&nbsp;dengan&nbsp;dosis&nbsp;yang tepat&nbsp;dari rimpang&nbsp;temulawak.</p>



<p>Bila&nbsp;digunakan&nbsp;secara&nbsp;berkepanjangan&nbsp;atau&nbsp;melebihi&nbsp;dosis,&nbsp;dapat&nbsp;menimbulkan&nbsp;gangguan&nbsp;lambung. Jika&nbsp;timbul&nbsp;gangguan,&nbsp;segera&nbsp;hentikan&nbsp;penggunaan&nbsp;temulawak.</p>



<p><strong>2.</strong>&nbsp;<strong>Kontra</strong>&nbsp;<strong>indikasi</strong></p>



<p>Belum&nbsp;diketahui dengan&nbsp;pasti&nbsp;adanya larangan penggunaan&nbsp;temulawak.</p>



<p><strong>3</strong>.&nbsp;<strong>Interaksi</strong></p>



<p>Belum&nbsp;diketahui&nbsp;adanya&nbsp;interaksi&nbsp;temulawak&nbsp;dengan&nbsp;obat-obatan&nbsp; atau&nbsp;bahan-bahan&nbsp;yang&nbsp;lain.</p>



<p><strong>4</strong>.&nbsp;<strong>P</strong><strong>erhatian</strong></p>



<p>Karena&nbsp;<strong>temulawak</strong>&nbsp;bekerja&nbsp;merangsang&nbsp;fungsi&nbsp;saluran&nbsp;empedu&nbsp;dan&nbsp;batu&nbsp;empedu,&nbsp;maka&nbsp;tidak&nbsp;dianjurkan&nbsp;penggunaannya&nbsp;bila&nbsp;ada&nbsp;penyumbatan&nbsp;saluran&nbsp;empedu&nbsp;dan batu&nbsp;empedu.</p>



<p>Dosis&nbsp;Pemakaian&nbsp;temulawak&nbsp;yang&nbsp;dipadukan&nbsp;dengan&nbsp;tanaman&nbsp;lain&nbsp;yang&nbsp;mengandung&nbsp;kurkuminoid&nbsp;seperti kunyit,&nbsp;perlu&nbsp;diperhitungkan&nbsp;agar&nbsp;tidak berlebihan.&nbsp;</p>



<p><br>Nah&nbsp;sekarang&nbsp;Bunda&nbsp;pasti&nbsp;sudah&nbsp;tahu&nbsp;kan&nbsp;bahwa&nbsp;temulawak&nbsp;punya&nbsp;banyak&nbsp;manfaat&nbsp;baik&nbsp;untuk&nbsp;tubuh,&nbsp;salah&nbsp;satunya&nbsp;juga&nbsp;untuk&nbsp;tubuh&nbsp;Si&nbsp;Kecil.&nbsp;Bunda&nbsp;dapat&nbsp;memberikan manfaat&nbsp;baik temulawak&nbsp;kepada&nbsp;Si Kecil ketika sedang&nbsp;membutuhkan.</p>
<p>Artikel <a href="https://paramorina.co.id/temu-lawak-untuk-anak-bolehkah/">Temulawak untuk Anak, Boleh kah?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://paramorina.co.id">Paramorin</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengenal Manfaat Madu Dengan Segala Keajaiban Di Dalamnya</title>
		<link>https://paramorina.co.id/mengenal-manfaat-madu-dengan-segala-keajaiban-di-dalamnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Jan 2022 06:24:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fakta Ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#kesehatan#manfaatparamorina#paramorina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.paramorina.co.id/?p=91</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bunda pasti tahu dengan madu kan?&#160;Berapa banyak sih Manfaat madu &#160;yang bisa kita dapat dari cairan ajaib ini ?&#160;&#160;Tidak hanya orang Indonesia saja lo yang mengkonsumsi madu, tapi hampir di seluruh dunia ! Nah, sebenarnya cara menghasilkan madu itu bagaimana sih? Yuk baca serba-serbi tentang madu selengkapnya di bawah ini. Apa Sih Madu itu? Madu [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://paramorina.co.id/mengenal-manfaat-madu-dengan-segala-keajaiban-di-dalamnya/">Mengenal Manfaat Madu Dengan Segala Keajaiban Di Dalamnya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://paramorina.co.id">Paramorin</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Bunda pasti tahu dengan madu kan?&nbsp;Berapa banyak sih Manfaat madu &nbsp;yang bisa kita dapat dari cairan ajaib ini ?&nbsp;&nbsp;Tidak hanya orang Indonesia saja lo yang mengkonsumsi madu, tapi hampir di seluruh dunia ! Nah, sebenarnya cara menghasilkan madu itu bagaimana sih? Yuk baca serba-serbi tentang madu selengkapnya di bawah ini.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Apa Sih Madu itu?</strong></h2>



<p>Madu dihasilkan oleh lebah madu dan berupa cairan manis. Para lebah mengumpulkan nektar dari berbagai bunga, ataupun getah tanaman. Karena nektar berasal dari jenis bunga yang bermacam-macam (sesuai jenis bunga apa saja yang tumbuh pada musim itu), maka warna dan aroma serta konsistensi dari madu tidaklah sama pada setiap kali panen. Para pencari nektar ini adalah lebah pekerja yang merupakan lebah betina.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Perjalanan Nektar Bunga Menjadi Madu</strong></h2>



<p>Perjalanan nektar bunga untuk menjadi madu tidaklah cukup sampai di sini. Setelah lebah madu mengambil nektar, masih ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan sebelum pada akhirnya terbentuklah madu yang manis dan lezat. Setelah lebah madu hinggap di bunga dan mengambil nektarnya, maka lebah madu terbang kembali ke sarang.</p>



<p>Sarang lebah bisa berada di macam-macam tempat. Ada koloni lebah yang membangun sarang di lubang-lubang pohon, ada juga yang tinggal di dalam sarang buatan manusia. Nektar yang telah diambil oleh lebah madu ditaruhnya di dalam kantung madu, tepatnya di dalam bagian perut lebah madu.</p>



<p>Di dalam perut lebah inilah, nektar tadi akan bercampur dengan sejumlah kecil protein dan juga kandungan air di dalamnya berkurang. Protein-protein yang dicampurkan oleh lebah ini berupa enzim-enzim, yang merubah kandungan gula dalam nektar menjadi berbagai bentuk atau jenis gula.</p>



<p>Cairan dari lebah madu yang dikeluarkan melewati beberapa tahap sebelum sampai ke sel atau ruang dalam sarang. Cairan tersebut melewati rantai lebah madu, yaitu disalurkan sari satu lebah ke lebah yang lain. Setelah cairan tersebut sampai ke sel, lebah madu mulai memprosesnya.</p>



<p>Suhu normal di luar sarang bisanya sekitar 35 derajat celcius. Suhu serta peredaran udara diatur oleh para lebah dengan mengipasi sarang, yaitu dengan mengepakkan sayap mereka, hingga suhu ruangan bisa diatur. Selian mengatur suhu udara, peredaran angin tersebut juga membantu mnegurangi jumlah air dalam cairan memalui proses penguapan. Ketika kandungan air kurang dari 20 persen, lebah madu mengunci sel dengan sumbatan dari lilin lebah.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Lebah Madu, Si Mungil Penghasil Madu</strong></h2>



<p>Lebah madu termasuk kelompok serangga bangsa (ordo) Hymenoptera (bersayap bening) yangmembesarkan anak-anaknya dengan dengan serbuk sari dan madu. Serangga ini terdapat hampir di seluruh dunia yang ditumbuhi tanaman berbunga. Lebah madu termasuk serangga sosial yang hidup berkoloni.</p>



<p>Menurut Sarwono (2001) lebah madu yang paling penting sebagai penghasil madu dan lilin adalah lebah madu dari genus Apis. Spesies yang paling penting untuk diterrnak atau dipanen hasil madunya adalah lebah madu Apis mellifera (berasal dari Eropa) , Apis adonsonii atau Apis unicolor (berasal dari Afrika), Apis dorsata dan Apis indica (berasal dari Asia).</p>



<p>&nbsp;Menurut&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Warisno (1996) jenis lebah madu yang bayak dikenal oleh masyarakat Indonesia ada empat jenis, yaitu Apis indica, Apis mellifica (disebut juga Apis mellifera), Apis dorsata, dan Apis trigona. Dari keempat jenis lebah madu tersebut, yang banyak dibudidayakan yaitu Apis indica dan Apis mellifera.</p>



<figure class="wp-block-image aligncenter size-full is-resized"><img loading="lazy" loading="lazy" decoding="async" src="https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2022/01/image.jpeg" alt="" class="wp-image-92" width="510" height="366" srcset="https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2022/01/image.jpeg 510w, https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2022/01/image-480x345.jpeg 480w" sizes="(min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) 510px, 100vw" /></figure>



<p>&nbsp;Apis indica umumnya dikenal sebagai lebah undan, lebah lalat, tawon laler (bahasa Jawa), lebah gula, lebah sirup, atau lebah kecil. Lebah-lebah ini ada yang dipelihara (diternakkan) dan ada juga yang hidup liar di seluruh bumi Nusantara. Bahkan ada yang mengatakan bahwa lebah tersebut adalah asli dari kawasan Asia dan Polinesia</p>



<p>Selain bentuknya yang kecil (lebih kecil daripada lebah Melli), sifatnya juga agak ganas. Produksi madunya tidak begitu banyak, yaitu sekitar 6-12 kilogram setiap tahun untuk satu koloni lebah. Lebah ini cukup banyak dipelihara di desa-desa dengan menggunakan sistem gelodog kuno yang terbuat dari batang pohon kelapa yag dibelah dua dan biasanya diletakkan di samping rumah.</p>



<p>Ada juga yang hidup liar di rongga-rongga pohon atau di dahan &#8211; dahan pohon besar yang terlindung dari terik sinar matahari dan hujan. Bahkan ada juga yang hidup di atap rumah-rumah tua yang sudah tidak dihuni.</p>



<p>Apis mellifera sering juga disebut lebah Italia, lebah impor Australia, lebah madu Internasional, lebah Selandia Baru, atau lebah Melli. Lebah ini bentuknya lebih besar bila dibandingkan dengan Apis indica dan sifatnya tidak ganas meskipun dapat menyengat.</p>



<p>Lebah ini cukup mudah untuk diternakkan dan produksi madunya cukup tiinggi,yaitu sekitar 30 &#8211; 60 kg per tahun untuk setiap koloni. Lebah ini banyak diternakkan oleh pemerintah (Dinas Kehutanan / Perum Perhutani) dan perusahaan-perusahaan swasta.</p>



<p>&nbsp;Apis dorsata sering dikenali sebagai lebah hutan atau lebah liar, dan sering dipanggil dengan nama tawon gun (bahasa Jawa). Lebah ini sulit diternakkan, karena sifatnya yang ganas. Selain itu, sengatannya juga cukup berbahaya bagi manusia.</p>



<p>Jenis lebah ini ada juga yang menamakannnya lebah raksasa, karena rumahnya sangat besar dan penghuninya jutaan ekor. Garis tengah dari sarang lebah Apis dorsata kira-kira 1,5 &#8211; 2 meter dan penghuninya jutaan ekor. Produksi madunya setiap kali panen sekitar 50 &#8211; 60 kilogram. Bentuk sarang dari jenis lebah</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Makanan Lebah Madu</strong></h2>



<p>Lebah madu bisanya mencari bunga dengan&nbsp;&nbsp; jarak skeitar 2 kilometer dari sarangnya. Namun demikian, mereka juga bisa terang lebih jauh untuk mencari bunga-bunga sebagai sumber nektar mereka. Bahkan mereka bisa terbang hingga 14,4 kilometer dari sarang.</p>



<p>Cara lebah mendeteksi mana bunga yang harus mereka ambil nektarnya sangatlah rumit. Lebah madu menggunakan strategi untuk mengumpulkan makanan mereka. Para lebha pekerja saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya tentang di mana tempat mereka bisa mendapatkan nektar bunga.</p>



<p>Melalui komunikasi antara lebhainilah merek memutuskan mengumpulkan nektar dan juga air yang mereka butuhkan, mreka juga memanggil kawanan lebah lain jika menemukan bunga yang melimpah.</p>



<p>Untuk menghasilkan satu kilogram madu berlebih, lebah harus mencari nektarbunga dari jutaan bunga dan terbang jauh. Jika penerbangan lebah madu ini dijumlahkan, maka jaraknya akan sama dengan 6 kali orbit atau lingkar bumi.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Siklus Hidup Lebah Madu</strong></h2>



<p>Lebah madu hidup dalam sebuah koloni dengan sistem masyarakat yang berhirarki. Dalam satu koloni terdapat tiga jenis lebah, yaitu ratu lebah, lebah jantan, dan lebah pekerja. Ciri-ciri ratu lebah yaitu berukuran paling besar dan tugasnya bertelur.</p>



<p>Beratnya mencapai 2 kali lebah pekerja dan panjangnya hampir tiga kali lebah pekerja. Telurnya berjumlah 15.000 &#8211; 20.000 butir (seratus kali berat badannya). Dalam satu hari, bisa mengeluarkan 1.500 butir telur , artinya tiap jam dikeluarkan 625 telur.</p>



<figure class="wp-block-image aligncenter size-full is-resized"><img loading="lazy" loading="lazy" decoding="async" src="https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2022/01/image-3.jpeg" alt="" class="wp-image-95" width="521" height="338" srcset="https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2022/01/image-3.jpeg 521w, https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2022/01/image-3-480x311.jpeg 480w" sizes="(min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) 521px, 100vw" /></figure>



<p>Banyaknya produk telur ditentukan oleh jumlah makanan yang diterimanya. Ratu lebah hanya keluar sarang saat musim kawin. Saat berada di udara, ratu lebah akan dibuahi oleh beberapa lebah jantan hingga kantung sperma yang berada di perutnya (spermatecha) dirasa penuh.</p>



<p>Setelah itu, ratu lebah kembali ke sarang untuk terus bertelur sepanjang hidupnya. Telur yang dibuahi sperma akan menjadi lebah betina, sedangkan telur yang tidak dibuahi akan menjadi lebah jantan. Bila ratu lebah banyak melahirkan lebah jantan artinya perkawinannya telah gagal atau spermanya sudah habis, biasanya terjadi saat ratu lebah sudah tua.</p>



<p>Umur ratu lebah bisa mencapai 5 &#8211; 6 tahun, tetapi usia produktifnya hanya mencapai 3 tahun atau 2 kali musim teratur. Umurnya yang panjang karena royal jelly yang dimakannya.</p>



<p>Ratu lebah memiliki sifat jarang menyengat tetapi bisa sangat galak pada calon ratu lebah lainnya. Selain itu, ratu lebah memiliki daya tarik bagi para lebah pekerja karena mengeluarkan pheromone. Selama zat tersebut ada, lebah-lebah pekerja akan selalu setia padanya.</p>



<p>Telur yang dihasilkan ratu lebah akan menjadi telur calon ratu lebah, telur lebah pekerja, dan telur lebah jantan. Sebenarnya, telur calon ratu lebah sama dengan telur lebah pekerja, tetapi diletkkan di sel khusus dan mendapat pakan istimewa yaitu royal jelly sejak larva hingga menjadi lebah.</p>



<p>Pada keadaan terdesak , misalnya koloni membutuhkan ratu baru atau ratu lebah yang ada tak mampu bertelur lagi, lebah pekerja akan berinisiatif memilih beberapa telur dan menjadikannya calon ratu lebah. Biasanya telur yang berusia belum genap empat hari akan dipindahkan ke sel khusus dan dipersiapkan sebagai ratu.</p>



<p>Lebah jantan berukuran lebih besar dari lebah pekerja dan lebih kecil dari ratu. Selama hidupnya, lebah jantan diberi makan oleh lebah pekerja Tugasnya mengawini ratu lebah, sedangkan sisa waktunya yang lain dihabiskan untuk menunggu ratu keluar dari sarang pada musim kawin.</p>



<p>Setelah kawin, lebah jantan akan mati karena jantung spermanya tertinggal di perut ratu. Usia lebah jantan hanya mencapai 3 bulan. Bila persediaan madu sedikit atau lebah jantan tidak menjalankan fungsinya, lebah pekerja bisa mengusir atau tidak memberinya makanan hingga lebah jantan mati.</p>



<p>Lebah pekerja merupakan anggota koloni yang paling banyak jumlahnya dan beragam tugasnya. Sejak usia 3 &#8211; 4 hari setelah lahir, lebah pekerja sudah memiliki tugas memberi makan larva. Lalu, tugasnya beralih menjadi lebah penjaga sarang dan penjaga ratu . Lebah muda ini akan memberi makan ratu, membersihkan badannya dan sel tempat tinggalnya.</p>



<p>Tugas lainnya adalah mengawasi, membersihkan, memperbaiki, dan membuat sarang serta siap menyengat makhluk lain yang berusaha mencuri madu atau masuk ke sarangnya. Pada masa ini, lebah pekerja disebut juga lebah lilin karena menghasilkan lilin di kelenjar perutnya.</p>



<p>Saat usianya makin tua, lebah pekerja akan beralih tugas menjadi lebah pencari pakan yang tugasnya berkeliling mencari nektar dan pollen sehingga disebut juga lebah pandu (forager). Lebah pekerja akan terus mengumpulkan makanan hingga tua dan mati yaitu bila usianya sudah mencapai 20- 40 hari pada musim panas dan 140 hari pada musim dingin.</p>



<p>Lebah dapat mencari sumber pakan hingga jarak 600 &#8211; 800 meter dari sarangnya. Siklus hidup lebah pekerja melalui suatu metamorfosis bermula dari telur dan menjadi larva, kemudian menjadi pupa, dan akhirnya lahir sebagai lebah madu.</p>



<figure class="wp-block-image aligncenter size-large is-resized"><img loading="lazy" loading="lazy" decoding="async" src="https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2022/01/5-1024x576.png" alt="" class="wp-image-1102" width="603" height="338"/></figure>



<p>Semua proses ini membutuhkan waktu 16 &#8211; 24 hari. Selama ada sumber pakan, satu koloni lebah dapat terus berkembang biak hingga banyak generasi. Jika salah satu koloni sudah terlalu penuh, lebah pekerja akan membuat koloni baru dengan membawa ratu</p>



<p>Menurut Suranto, Sp.A (2004) kini telah banyak peternakan atau budidaya lebah di banyak negara termasuk di Indonesia. Selain untuk konsumsi sendiri, mereka juga beternak lebah untuk tujuan komersial.</p>



<p>Salah satu kemudahan budidaya lebah madu adalah tidak memerlukan tempat yang luas. Jarak lokasi peternakan sampai ke sumber makanan yang baik sekitar 0,75 km dan jarak ke mata air bersih 200 &#8211; 300 meter.</p>



<p>Selain itu, tempat juga harus sejuk, bebas angin, dan berudara segar. Budidaya lebah harus memerhatikan siklus tanaman berbunga. Karena itu, para peternak lebah sering berpindah untuk mengikuti musim berbunga.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Jenis Madu Berdasarkan Proses Pengolahannya</strong></h2>



<p>Comb honey (madu sisir), adalah bagian dari sarang lebah yang terdapat madu segar di dalamnya. Para peternak untuk menghasilkan madu sisir, mereka tidak memisahkan antara madu dengan sarangnya yang berupa sel-sel dari lilin berbentuk heksagonal.</p>



<p>Pada kenyatananya, lilin dalam comb honey ini dapat di makan, jadi bukan hanya madunya saja yang bisa dimakan. Banyak pecinta madu lebih memilihi madu sisir ini karena mareka lebih yakin dengan keaslian dan kemurnian madu ini.</p>



<p>Di sisi lain, sebenarnya para peternak dan penghasil madu lebih mudah untuk memanen jenis madu ini karena tak butuh usaha untuk memisahkan madu dari sarangnya.</p>



<p>Strained honey (madu yang disaring), proses ini dilakuakn untuk memisahkan antara madu dengan sarang yang berupa lilin tersebut. Proses ini bisa dilakukan secara manual oleh para perani madu maupun juga dengan menggunakan teknologi terkini yang ada.</p>



<p>Chunk Honey (bongkahan madu) adalah berupa wadah dengan sisi cairan madu di dalamnya yang disertai pula dengan sebongkah madu sisir atau comb honey. Madu dalam wadah kaca dengan comb honey di dalamnya ini terlihat lebih menarik.</p>



<figure class="wp-block-image aligncenter size-full"><img loading="lazy" loading="lazy" decoding="async" width="555" height="416" src="https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2022/01/image-2.jpeg" alt="" class="wp-image-94" srcset="https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2022/01/image-2.jpeg 555w, https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2022/01/image-2-480x360.jpeg 480w" sizes="(min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) 555px, 100vw" /></figure>



<p>Dari wadah ini pula dapat dilihat bahwa madu berwarna terang dan transparan serta tak akan mudah menggumpal dalam waktu yang sangat lama. Madu dalam madu akasia sangat banyak dijumpai pada pasar madu luar negeri untuk madu dengan bongkaran sarang ini.</p>



<p>Extracted honey (madu yang diekstrak) adalah madu yang diperoleh dari hasil pemutaran, pemerasan, atau penggilingan comb honey hingga menghasilkan madu cair dengan alat atau teknologi tertentu.</p>



<p>Pressed honey (madu dari hasil penekanan) adalah madu yang diektrak atau dihasilkan dari proses penekanan comb honey atau sarang lebah tanpa ada proses pemanasan sama sekali, jadi kandungan di dalam madu masih murni dan asli.</p>



<p>Crystallised honey atau granulated honey adalah madu yang sudah dipisahkan dari sarangnya atau comb honey , lalu dikristalkan.</p>



<p>Creamed honey (madu dalam bentuk krim) adalah madu yang sudah dipisahkan dengan sarangnya, lalu melalui beberapa proses, seperti pencampuran antara madu yang telah dikristalkan dengan madu cair, lalu dipanaskan dalam suhu tertentu.</p>



<p>Madu yang dihasilkan tetap madu murni dalam bentuk krim dan tidak mengalami penambahan atau pengurangan bahan lain sama sekali hingga masih bertahan keaslian madu tersebut.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kandungan Madu</strong></h2>



<p><strong>1. Gula</strong></p>



<p>Madu adalah salah satu campuran kompleks yang berasal dari alam dan sebagian besar terdiri dari karbohidrat. Banyak sekali faktor yang mempengaruhi komposisi madu sehingga membuatnya menjadi objek yang menarik untuk diteliti.</p>



<p>Pada umumnya, madu adalah larutan gula jenuh, dan gula adalah unsur utama madu, sekitar 95 g/ 100 g berat kering. Komponen gula dalam berbagai jenis madu sebagian besar adalah fruktosa dan glukosa.</p>



<p>Rasio fruktosa dan glukosa adalah indikator yang berguna pada madu unifloral (Kaškonienè et al. 2010).Fruktosa rata-rata dua kali lebih manis daripada sukrosa, glukosa.</p>



<p><strong>2. Senyawa-senyawa fenolik</strong></p>



<p>Madu telah digunakan dalam pengobatan tradisional sejak dulu; dalam beberapa kali, penerapannya dalam perawatan luka bakar, gangguan pencernaan, luka yang terinfeksi, dan lesi kulit telah diteliti (Tezcan et al. 2010).</p>



<p>Sebagian besar sifat biologis madu didasarkan pada zat fenolik. Madu mengandung sekitar 0,1% -0,5% senyawa fenolik yang bertanggung jawab untuk antioksidan, antimikroba, antivirus, anti-inflamasi, anti kanker, dan banyak aktivitas biologis. senyawa fenolik dianggap salah satu zat gizi yang paling penting dan senyawa ini memainkan peran utama dalam gizi manusia.</p>



<p>Senyawa fenolik yang ada antara lain flavonoid, asam fenolik, anthocyanin, stilbenes, lignan, tanin, dan polifenol teroksidasi (Ferreira et al. 2009)</p>



<p><strong>3. Minyak Essensial</strong></p>



<p>Zat lain yang penting dalam madu adalah senyawa volatil (mudah menguap) yang memainkan peran penting dalam aroma dan nilai gizi madu. Senyawa volatil madu terdiri dari banyak monoterpen, diterpenes, dan seskuiterpen dan terpenoid, asam lemak, alkohol, keton, dan aldehid.</p>



<p>Minyak esensial telah digunakan selama ribuan tahun untuk pengawetan makanan, obat-obatan, pengobatan alternatif, dan terapi alami (Okoh et al. 2010). Rasa dan aroma adalah dua sifat yang paling penting dari madu, dan aroma yang dihasilkan oleh campuran kompleks dari senyawa volatil, yang bervariasi tergantung pada asal nektar, pengolahan, dan kondisi penyimpanan (De la Fuente et al. 2007).</p>



<p>Senyawa-senyawa volatil madu mempengaruhi karakteristik rasa, bau, dan aroma. Minyak essensial sangat menarik karena kegunaannya sebagai obat alternatif untuk pengobatan banyak penyakit menular, pengobatan alternatif farmasi, dan terapi alami, dan oleh karena itu, minyak esensial madu yang mempengaruhi nilai biologis madu.</p>



<p>Selain itu, senyawa volatil madu berpotensi berguna untuk membuktikan keaslian sampel madu (De la Fuente et al. 2007).</p>



<p><strong>4. Mineral</strong></p>



<p>Kandungan mineral total madu adalah sekitar 0,04% -0,2%. Banyak faktor yang mempengaruhi komposisi mineral madu, termasuk jenis tanah, sumber bunga, kondisi iklim, dan pemupukan, dan variabilitas yang besar (White 1978; Anklam 1998).</p>



<p>Mineral utama pada madu adalah K, Na, Ca, dan Mg. Selanjutnya ada Fe, Mn, Cu, Zn, Al, B, Sr, dan Na dalam konsentrasi yang lebih rendah (Vanhanen et al. 2011) Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa madu dengan warna gelap memiliki kandungan mineral total dan minyak essensial yang lebih tinggi.</p>



<p>Dilaporkan bahwa sampel madu gelap, seperti chestnut dan honeydew(dari Pinus), selalu mengandung mineral yang lebih tinggi (Golob et al 2005;. Pisani et al 2008.)</p>



<p><strong>5. Asam – asam Organik dan Material Organik Lainnya</strong></p>



<p>Keasaman madu terutama disebabkan oleh asam organik yang jumlahnya lebih rendah dari 0,5% (b / b). Keasaman berefek untuk rasa madu, stabilitas terhadap mikroorganisme, peningkatan reaksi kimia, antibakteri dan aktivitas antioksidan, dan granulasi (Cavia et al. 2002). asam organik dapat digunakan sebagai indikator kerusakan pada penyimpanan atau bahkan untuk mengukur kemurnian dan keaslian madu (White 1978).</p>



<p><strong>6. Protein dan Asam Amino</strong></p>



<p>Madu mengandung sekitar 0,2% protein, yang merupakan bee pollen dan plant pollen. Protein dan asam amino dalam madu dapat disebabkan dari lebah dan bunga,_mayoritas ini menjadi pollen (Anklam 1998; Hermosín et al 2003.). Di dalam asam amino sebanyak 1% (b / b), Prolin adalah jumlah terbanyak&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; yaitu 50% -85% dari total asam amino.</p>



<p>Semua asam amino essensial dan beberapa asam amino nonesensial, seperti asam γ-aminobutyric, amino acid isobutirat, dan ornithine, terdeteksi di banyak sampel madu, dengan proporsi relatif tergantung pada asal madu (nektar atau honeydew).</p>



<p>Selain prolin, asam amino yang ditemukan dalam madu adalah fenilalanin, tirosin, lisin, arginin, asam glutamat, histidin, dan valin. Konsentrasi prolin berfungsi sebagai penentu tambahan kualitas dan dalam beberapa kasus sebagai kriteria untuk memperkirakan kematangan madu serta indikator untuk mendeteksi pemalsuan gula (Meda et al. 2005).</p>



<p>Kandungan prolin pada madu berkualitas harus di atas 180 mg kg-1 madu, nilai minimum yang diijinkan oleh Codex Pangan dan Dewan Uni Eropa (Bogdanov dan Baumann 1997). Madu juga mengandung α-amilase, invertase, katalase, oksidase glukosa, dan fosfatase, yang terkait dengan asal tanaman, pollen, dan nektar (Anklam 1998).</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Mengenali Kualitas Madu</strong></h3>



<p>Kualitas madu tidak ditentukan dimana para lebah madu tinggal. lebah&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; selalu mampu menghasilkan madu yang berkualitas baik. Tempat di mana ia tinggal tidak memberikan efek pada kualitas madu.</p>



<p>Yang mempengaruhi adalah cara manusia memberlakukan madu ketika sedang panen yaitu jika madu dipanen ketika kandungan airnya masih tinggi, atau jika madu tersebut terkontaminasi atau tidak higienis, mengalami pemanasan, kesalahan dalam penyaringan yang salah hingga bisa merusak kandungan dalam madu.</p>



<p>Bagi para penikmat madu, cara termudah untuk mengenali madu yang asli ialah dari aroma, rasa, dan juga konsistensi madu tersebut. Semua itu sebenarnya juga tergantung dari tanaman apa si lebah madu mendapatkan&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; nektar yang pada akhirnya menjadi madu.</p>



<figure class="wp-block-image aligncenter size-large is-resized"><img loading="lazy" loading="lazy" decoding="async" src="https://paramorina.co.id/wp-content/uploads/2022/01/81-1024x576.png" alt="" class="wp-image-1103" width="508" height="285"/></figure>



<p>Contohnya,&nbsp;<a href="https://cantik.tempo.co/read/news/2016/12/07/332825986/cara-nikmat-menyantap-madu-dan-merasakan-manfaatnya" target="_blank" rel="noreferrer noopener">lebah</a>&nbsp;madu yang mengambil nektar bunga dari bunga matahari yang warnanya cenderung terang, maka madu yang dihasilkan akan terang juga atau biasa disebut dengan golden honey. Jika bunga asal nektar adalah bunga avokad, maka warna madu akan cenderung lebih gelap.</p>



<p>Faktor yang mempengaruhi aroma dan juga rasa madu adalah subjectif, tidak bisa ditentukan dengan konkrit. Sering kali juga bahwa kualitas madu itu ditentukan oleh warna madu tersebut. Biasanya, madu berwarna lebih gelap memiliki rasa yang lebih kuat, sedangkan madu dengan warna yang pucat, memiliki rasa yang lembut.</p>



<p>Sejumlah besar dari kandungan madu juga menentukan rasa dari madu tersebut. Kandungan ini juga mudah sekali menguap pada temperatur diatas 35 derajat celcius. Inilah yang menjadi alasan kenapa kualitas madu&nbsp;&nbsp;&nbsp; mudah sekali berkurang karena dipanaskan.</p>



<p>Sangat tidak mungkin untuk membandingkan karakteristik madu yang berupa rasa dan aroma berdasarkan warna cerah maupun gelap dari madu Negara satu dan Negara yang lainnya. Warna terkadang juga bisa menjadi indikator dari kualitas karena warna madu yang di dalam penyimpanan warnanya akan semakin gelap.</p>



<p>Selain itu, pemanasan juga akan menimbulkan madu dengan warna yang lebih gelap. Namun demikian, banyak madu segar sempurna yang meskipun tidak mengalami proses pemanasan warnanya pun bisa gelap.</p>



<p>Nah Bunda, semoga informasi mengenai manfaat madu ini bermanfaat bagi Bunda dan Si&nbsp;Kecil yaa :), jangan lupa untuk memberikan vitabumin kepada si kecil setiap hari</p>
<p>Artikel <a href="https://paramorina.co.id/mengenal-manfaat-madu-dengan-segala-keajaiban-di-dalamnya/">Mengenal Manfaat Madu Dengan Segala Keajaiban Di Dalamnya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://paramorina.co.id">Paramorin</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
